On Fri, 2009-06-05 at 15:43 +0700, Rusmanto wrote: > Irwin Day wrote: > > Sebelum berharap terlalu banyak, BSA adalah perpanjangan tangan > > perusahaan besar software proprietary (ms, adobe, autodesk dst) > > sehingga kepentingan yang mereka bawa adalah kepentingan perusahaan > > penyokong dana mereka. Setahu saya mereka menggunakan BSA adalah > > sebuah strategi agar tangan mereka sendiri bersih dari urusan razia > > ataupun tindakan hukum lainnya. Segala MOU dan Kerjasama atas nama > > HaKI yang mereka lakukan adalah dari sudut pandang mereka. Bahkan > > dalam prakteknya mereka menafikan sama sekali bahwa ada solusi lain > > mencegah pembajakan. > > Ooo pantesan, roadshow HaKI yang diselenggarakan ditjen HKI > tidak mengajak AOSI atau komunitas Linux. :( > > Rus > Seharusnya AOSI tidak perlu selalu diajak terus, tetapi coba lakukan keliling ke setiap kab/kota untuk sosialisasi ke pemerintah kab/kota.
Sosialisasikan aturan yg ada, SKB, UU HAKI dll Dengan demikian, AOSI tinggal melihat, mana pemerintahan kab/kota yang memang mendukung gerakan pemakaian software2 legal atau yg FOSS Jadi kerja para aktivis open source 2 arah, dari atas dan bawah... Sudah 2 kali saya mengadakan sosialisasi FOSS, yang satu mengundang pak Rusmanto dan satu lagi pak Onno, itu 2 aktivis besar di Indonesia... tetapi jika tidak ada dukungan dan arahan dari para atasannya... ya seperti angin lalu Gerakan FOSS / Pemakaian software legal, bukan gerakan untuk melawan atau menyaingi software2 proprietary, tetapi memberikan solusi cerdas bagaimana memanfaatkan sumber daya yg ada seoptimal mungkin. Contoh: Pemerintah daerah atau kab/kota diberi masukan, untuk aktivitas ketik mengetik dan pemanfaatan internet sebagai sarana informasi dan komunikasi, jika bisa dilakukan dengan FOSS kenapa harus mengeluarkan anggaran yg besar untuk software proprietary. Untuk sekolah / pendidikan dasar dan menengah, coba perhatikan, masih banyak yg memilih software2 bajakan, karena dukungan dan pengarahan dari atasan serta pemerintah setempat tidak ada... Jadi sudah saatnya, AOSI dengan Duta Open Source Indonesia dan Komunitas Open Source di level bawah melakukan kerja paralel.. -- http://tjetjeprb.wordpress.com 08.999.280-TRB -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

