[email protected] wrote:
Wa'alaikumsalam,
Pak Afiadi,
Sebelum melangkah ke ICS, apakah ubuntu bapak yang terkoneksi modem
sudah dapat connect ke telkomsel flash? Jika sudah, mungkin kita dapat
melakukan langkah berikutnya.
sudah pak.
Jika saya perhatikan konfigurasi bapak untuk di file
interface,resolv.conf dan rc.local sudah ok. Jadi mungkin yang dicoba
troubleshoot adalah pada konfigurasi LAN-nya.
pada email bapak, tertulis dari notebook maupun ubuntu router tidak
dapat melakukan ping (baik melalui wired connection ataupun wireless
connection). Agar dapat melokalisasi masalah yang ditimbulkan ada
baiknya kita test wired connection dulu hingga berhasil atau wireless
terlebih dulu. Karena bila dilakukan secara bersamaan kadang kita suka
bingung :)
benar pak, saya putuskan tes wired lannya dulu.makasih
ini isi file /etc/network/interface :
auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.10.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.10.0
ini isi file /etc/rc.local termasuk yang mungkin menurut mas oke sudah
tak comment soalnya saya enggak tau itu berfungsi atau tidak
#!/bin/sh -e
#
# rc.local
#
# This script is executed at the end of each multiuser runlevel.
# Make sure that the script will "exit 0" on success or any other
# value on error.
#
# In order to enable or disable this script just change the execution
# bits.
#
# By default this script does nothing.
#iptables -t nat -A POSTROUTING -o ppp0 -j MASQUERADE
#iptables -A FORWARD -i ppp0 -o wlan0 -s 192.168.10.0/24 -m conntrack
--ctstate NEW -j ACCEPT
#iptables -A FORWARD -m conntrack --ctstate ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT
#iptables -A POSTROUTING -t nat -j MASQUERADE
#iptables -t nat -A POSTROUTING -o ppp0 -j MASQUERADE
#echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
#echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
/sbin/iptables -P FORWARD ACCEPT
/sbin/iptables --table nat -A POSTROUTING -o ppp0 -j MASQUERADE
exit 0
saya comment soalnya dapet petunjuk dari link ini
http://aku-lagi.blogspot.com/
tolong bagaimana yang benar untuk iptablesnya ???
Pada konfigurasi yang bapak sampaikan, di bagian dhcp tertulis "option
router 192.168.0.5" dimana IP tersebut adalah milik wireless lan.
Menurut saya akan lebih baik jika kita pisahkan subnet untuk wireless
dan wired. Misal untuk wired kita gunakan subnet 192.168.0.x sedangkan
untuk wireless menggunakan 192.168.1.x. Sehingga pada setingan dhcp
nantinya terdapat 2 konfigurasi untuk wired dan wireless. Untuk wired
menggunakan gateway 192.168.0.3, sedangkan untuk wireless menggunakan
gateway 192.168.1.3.
benar sekali mas memang sebaiknya dipisahkan subnetnya.
ini baris yang saya ubah dan tambahkan pada file /etc/dhcp3/dhcpd.conf
option domain-name "example.org"; --> baris ini apa boleh di comment
option domain-name-servers 202.152.0.2, 202.155.14.251;
option routers 192.168.10.1;
default-lease-time 6000000000;
max-lease-time 7200000000;
pada baris paling bawah saya tambahkan ini :
subnet 192.168.10.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.10.3 192.168.10.254;
}
Pastikan koneksi baik wired maupun wireless sudah ok terlebih dahulu
baru kemudian melakukan setting ICSnya. O iya, untuk wireless
connectionnya pastikan ESSID dan channel antara client dan ubuntu
router sudah sama.
sudah oke pak untuk wired lannya(bisa saling ping),Client sudah
mendapatkan Ip adresssnya (192.168.10.3), netmasknya, gateway
Address(192.168.10.1), DNS address. tapi Client hanya bisa ping ke eth0
(PC Desktop),tapi ndak bisa ping ke internet.
PC Desktop bisa ping keluar dan ping ke client.
jadi sepertinya permasalahannya adalah bagaimana konfigurasi nat pada
eth0 ya Pak ???
CMIIW
Salman
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Makasih atas waktu dan jawabannya
Best regards,
Afiadi
--
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis