Pada 25/02/10 09:54, Setiajie 余鴻昌 menulis:
Halo,
"There's a fantastic little story in the Guardian
today that says a US
lobby group is trying to get the US government to
consider open source
as the equivalent to piracy.
"The International Intellectual Property Alliance
(IIPA), an umbrella
group for American publishing, software, film,
television and music
associations, has asked with the US Trade
Representative (USTR) to
consider countries like Indonesia, Brazil and India
for its "Special
301 watchlist" because they encourage the use of open
source
software."
Sebagai negara yang tidak ingin kalah, tentunya Amerika
serikat tidak
ingin perusahaan software andalan mereka jadi bangkrut
karena banyak
negara menggunakan Open Source. Ya jadinya mereka
seenaknya
mengancam-ngancam, dengan melakukan Embargo atau apalah.
Apakah kita semua takut dengan ulah IIPA ini ??? Fakta menunjukkan bahwa di
Amerika Serikat sendiri dan di berbagai negara-2 lain juga mempunyai banyak
pengguna OS Linux kok. Jadi kalau mau embargo jelas itu hal-2 yang mustahil.
Ketawa guling-guling bacanya.. open source disamakan sebagai
pembajakan... =))
Jadi, apa rencana kita untuk "menahan serangan" mereka?
--
Salam hangat,
Dichi Al Faridi
---------------
Linux Registered User #484936
Blog: http://www.alfaridi.info/
Facebook: http://www.facebook.com/alfaridi
Follow Me: http://www.twitter.com/alfaridi
--
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis