Dari pengalaman saya pribadi, migrasi ke OSS ditingkat perguruan tinggi memang banyak kendalanya. Dari mahasiswa iya, dari intern kampus juga iya. Kendala disini sebenarnya bukan dari sisi biaya yang dikeluarkan, tetapi dari pribadi masing-masing individu. Kalau dari mahasiswa, mayoritas mereka mengeluh karena kurangnya pengajaran mengenai OSS di kampus padahal kurikulum perkuliahan OSS termasuk matakuliah wajib. Tetapi hal ini masih bisa di tangani dengan pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh UKM kampus yang bersangkutan. Kendala kedua dari pihak intern kampus, yang dimaksud disini adalah staf karyawan pada umumnya, kalau dosen hanya beberapa orang saja yang butuh pengajaran mengenai OSS. Staf karyawan umumnya telah terbiasa menggunakan software propietary, maksudnya adalah Windows. Keluhan mereka hanya karena faktor kebiasaan saja, dan ini sebenarnya juga bisa dihandle dengan sering-sering mengadakan pelatihan. Memang perguruan tinggi yang melakukan migrasi ke OSS masih belum 100% bermigrasi, dan ini tidak salah. Karena beberapa perguruan tinggi ada yang masih mempunyai kontrak dengan software propietary, sehingga didalam kurikulum terdapat mata kuliah yang menggunakan aplikasi propietary (misal VB, MS Office). Kampus saya sendiri juga sedang migrasi ke OSS, migrasinya sudah mencakup bagian akademik, kemahasiswaan, staf/karyawan, perpustakaan, laboratorium, receptionist, hampir 100% termigrasi tetapi masih ada beberapa komputer yang menggunakan software propietary. Kurikulum perkuliahan juga masih ada mata kuliah yang harus menggunakan software propietary, tetapi pelan-pelan diusahakan akan diganti dengan aplikasi OSS. Mohon dukungannya. Mohon maaf jika ada salah kata.
terimakasih, Agung Riyadi On 9/30/10, A. Hardiena <[email protected]> wrote: > Sedikit menambahkan masukan dari mbak Ama. Universitas Gajah Putih, Aceh > Tengah, seingat ane menggunakan Linux untuk media belajar mengajar di semua > Fakultasnya. > > Bisa hubungi temen2 dari Gajah Putih untuk mendiskusikan hal ini, atau juga > bisa ngobrol2 dengan temen2 dari air putih. Soalnya klo ga salah pada saat > awal penerapannya mereka bekerjasama dengan temen2 dari air putih. > > Ikutan mohon maaf juga klo top posting :) > > -- > A. Hardiena > www.ahardiena.web.id > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: nurrahmah <[email protected]> > Date: Thu, 30 Sep 2010 04:26:48 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [linux-aktivis] OSS untuk perguruan tinggi > Mohon maaf top-reply... > > Contoh nyata penggunaan OSS di Perguruan Tinggi mungkin bisa dilihat di > Fakultas > Kedokteran UNHAS Makassar. > Komputer di lab dan di perpustakaan menggunakan Linux. Setiap tahun, > pengenalan > Linux merupakan salah satu rangkaian acara dalam penerimaan mahasiswa baru. > Dan > baru-baru ini tim ICT mereka membuat remaster salah satu distro Linux dan > menamakannya Medical Linux, dimana hasil remasternya menyertakan video dan > ebook > kedokteran yang dijadikan referensi bagi mahasiswanya. Dengan demikian, > mahasiswa pun dapat merasakan langsung manfaat dan nilai lebih menggunakan > Medical Linux. Soal angka pasti berapa persen nya, saya tidak ngerti, tapi > yang > jelas linuxisasinya patut di ancungi jempol mengingat mereka bukanlah > jurusan > IT. > > > /ama/ > > > > > ________________________________ > From: bas milis <[email protected]> > To: [email protected] > Sent: Thu, September 30, 2010 9:51:55 AM > Subject: [linux-aktivis] OSS untuk perguruan tinggi > > Dear all, > > Seorang rekan sedang mengamati tingkat keberhasilan migrasi ke OSS di > lingkungan perguruan tinggi. Saya yakin pasti sudah banyak perguruan > tinggi yang menggunakan OSS, tapi sampai berapa persen? 50%? 80%? > 100%? Ada yang punya pengalaman dan waktu luang untuk berdiskusi? via > japri saja biar tidak menuh2i milis. > > terimakasih sebelumnya > > Thx, > -bas > > -- > Berhenti langganan: [email protected] > Arsip dan info: http://linux.or.id/milis > > > > > -- > Berhenti langganan: [email protected] > Arsip dan info: http://linux.or.id/milis > > -- Berhenti langganan: [email protected] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

