Saya lagi ngusahain radio pertama di Dompu idup lagi.
Sebenernya satu-satunya yang berhubungan dengan linux adalah sistem
operasi di studio dan di server castnya menggunakan debian etch dan
ubuntu, dan dipasang baru. Sebelumnya sih ga ada cast server, dan
komputernya xp bajakan.
Dan seperti yang umum ditemui di sebuah stasion radio jadul adalah
amat-sangat-banyak-sekali-sumpahdeh yang kudu dibenahi, apalagi ini
radio yang mati dan ditinggalkan oleh pengelolanya yang lama.

Yang saya pengen sih ini stasion kalo bisa jadi radio gnu/linux
(semoga yang pertama di Indonesia) yang analog dan digital.
Formasi staffnya juga sudah saya ubah jadi lebih terbuka, siapa saja
yang mau siaran atau belajar siaran, datang saja langsung ke pemancar.
Lagian lumayan, karena ruangannya lumayan lebar, bisa jadi tempat
orang buat belajar gnu/linux.

Nah, masalah paling major saat ini, setelah pembenahan besar-besaran
di pemancar rakitan yang bikin gaji abis, adalah:

1. Komputer sudah kelewat tua, bikinan taon 2000, dan sudah
empot-empotan. Kalau dinyalain saja suaranya serupa mesin parutan
kelapa.
2. Komputer tua tersebut ga bisa dikonekin ke internet, lan ga ada,
dan kalaupun ada, satu-satunya cara internet bisa dipasang kemari
adalah pake modem GSM (ini Dompu). Masalahnya, USB kolaps (dan sekali
lagi, yoi, ini Dompu, spare-part aneh-aneh macam kartu usb via PCI
jangan ditanya deh). Paket speedy bukan opsi karena yang anlimit 750k
sebulan, ga ada paket murah (yoi, ini Dompu lagi) dan untuk sebuah
radio, itu ga balik modal, ga bisa nutup perbulannya.

Saya berencana striming radio ini ke internet, secara server sumbangan
buat nge-cast udah dapat. Permasalahannya ya mentok di internet itu,
jadi, saya punya solusi, yaitu minta sumbangan. :P

Sumbangan yang saat ini sangat dibutuhkan adalah:
1. PC yang suaranya ga kayak parutan kelapa dan jalan normal, seterah
taon berapa. Usb kudu jalan oke, atau kalu ada lan juga mantap itu.
2. Radio penerima yang OKE dimana sinyal bisa ditunning sendiri
(diputer-puter sampai dapat-bukan yang tombol search, radio jadul
lah). Jika ada radio penerima, siaran bisa saya lempar ke internet
secara terpisah dari studio.


Yang berminat nyumbang, japri-japrian yuk. Kalau punya perusahaan dan
mau, nanti bisa saja diiklanin, cincaylaaa...

-- 
http://blackclaw.wordpress.com/2011/09/23/jkt48/

-- 
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke