Salam kenal,

Distro pertama ya? Waduh, saya simpati banget, susahnya mengenal Linux
pertama kali, saya juga baru. Semoga pengalaman saya bisa menolong sedikit.

> Sekuritas Indonesia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > Hallo Linuxers...
> >
> > Beberapa waktu yang lalu saya baru saja membeli Red
> > Hat Linux versi 7.1 (6CD). Kepengen sih bisa linux,
> > tapi belum ngerti... heheheh maklum nih.. newbieeee
> > banget... Tolong minta di mentor ya.. kalo ada yang ga
> > keberatan, sama sekali nih.. buta, dokumentasi di
> > linux.or.id sih udah dibaca, tapi beberapa ada yang ga
> > ngerti, tolong dibantu ya... Saya mengunakan Linux:
> > RED Hat 7.1, menurut teman saya, Linux RED Hat lebih
> > mudah daripada slackware, Mungkin teman2 bisa komentar
> > dikit?
>
> Saya kira, soal kita pilih distro misal redhat, mandrake,
> SuSE dll
> itu relatif, tergantung dari selera aja. Semua distro
> menyediakan fitur-fitur yang bagus, tergantung kita bisa
> memanfaatkannya dengan
> baik atau tidak.

Yang mana aja tidak masalah, yang lebih menolong adalah kalau 'temannya kamu
itu terbiasa dengan RED Hat, sehingga nantinya lebih mudah untuk nolongin
kamu. Saya sering mendapati kalau belajar Linux, lingkungan dapat membantu
banyak, karena bantuan temen lebih enak daripada bantuan buku (tanpa
bermaksud mengatakan buku lebih kalah deskriptif lho, tetep aja baca
manualnya, tapi temen bisa membantu 'menerjemahkan' bahasa bahasa dewa itu).

> >
> > Saya telah install linux RED Hat 7.1, pertama2 saya
> > masukan dulu disk 1 ke CDROM, lalu saya booting dari
> > CD tersebut dan ternyata berhasil, disuruh bikin
> > partisi dengan Disk Druit atau FDISK, saya pilih Disk
> > Druid, setelah itu Mountnya saya pilih "/", lalu
> > install sendiri, sampai minta disk ke 2. Lalu saya
> > masukan, dan ternyata selesai. Heran, mengapa disk ke
> > 3 sampai 6 tidak dipergunakan? apakah ada yang salah
> > dengan cara installnya...?
>
> Biasanya CD-CD tersebut ada labelnya. Contoh di redhat 6.2
> ada
> CD1 Instalation Binary ,CD2 Source, CD3 Power Tool dll.
> Tidak semua
> CD digunakan dalam instalasi awal,hanya CD yang berlabel
> "Instalation" saja yang digunakan untuk instalasi awal.
> Untuk CD yang lain merupakan software2 program pendukung.
> Sekarang lihat aja, apakah mesin linux anda sudah berfungsi
> dengan baik..? jika ya.. berarti instalasi awal anda sudah
> benar dan mungkin untuk kebutuhan lainnya anda pasti akan
> membutuhkan CD3 - CD6.

Gini aja, masukin aja CD-nya satu-satu. Yang ada di dalam itu adalah program
(kira-kira begitulah) yang belum ada di RH. Kalau pengen coba, klik aja dua
kali, atau ikuti prosedur install yang terdapat di file yang disertakan
dengan masing-masing program, atau pake perintah rpm (kalau nggak mau, ya
nggak apa-apa :) ). Oh ya, jangan lupa, yang diinstall kan bisa di'ubahsuai'
(bahasa Padangnya: "customizing"). Jadi bisa jadi yang kamu punya sekarang
tidak semuanya 2 CD 'dimasukin'.

> >
> > Setelah install selesai, saya masukan disket boot
> > linux ke drive A, dan keluar tampilan logo login
> > dengan basis windows, bukan dos, kemudian saya masukan
> > user dan pass, lalu seperti keluar windows saja.
> > Apakah ini benar?
>
> Berarti anda menggunakan default under grafik. Tentang
> tampilan awal
> saat start bisa diubah koq.. menurut selera.

basis windows? hehehe.. X mungkin. Versi grafis itu namanya X. Silahkan baca
dokumentasi mengenai X, keyword nya X.

> > Dan saya tidak dapat melihat HDD
> > saya yang drive C (Linux Drive D), Mengapa demikian?
> > Bagaimana untuk mengakses drive C serta menjalankan
> > program2 aplikasi lainnya?
>
> Di linux tidak mengenal drive C, D dan seterusnya. Identitas
> drive
> hasil partisi ditunjukkan oleh /dev/...
> Misalnya jika kita ingin melihat isi direktory pd drive D
> (cdrom), maka anda harus melakukan perintah :
>
> # mount /dev/cdrom /mnt/cdrom
> # cd /mnt/cdrom
> # ls

Hati-hati lho, bermain dengan partisi (ini judulnya bermain dengan partisi).
Biasanya nasehat yang diberikan pertama kali adalah, back up data yang lama,
atau 'bermain' di hard disk yang kosong, sehingga bisa digunakan sepenuhnya
untuk Linux. Skripsi saya aja ilang 2 kali gara-gara nyoba-nyoba partisi,
tapi untung saya sedia back up sebelum ujan.

Cara yang diberikan di atas adalah cara yang tepat. Akan tetapi, kalau tidak
mau pusing dengan ketik-mengetik (command-line interface atau CLI atau ...
:p), waktu Disk Druid, selagi milih mount swap dan partisi untuk "/" nya
(itu namanya root directory, kalau nggak bener), pilih partisi tempat
windowsnya (umpamanya hda1) trus pilih Edit, trus pilih mount: "/win_c"
(jangan pake tanda kutip ya), trus drive D-nya (umpamanya hda5, perhatikan
betul-betul partisinya ya, jangan sampe salah) pilih Edit, trus pilih mount:
"/win_d". Abis itu, udah deh.. Silahkan membaca dokumentasi mengenai file
system untuk lebih mengerti hal ini. Manual mengenai mount juga dapat
menolong, temen di samping dapat menolong untuk menerjemahkan hal-hal yang
tidak dimengerti.

> > Setelah itu semua, saya tidak tahu, harus install apa
> > lagi? CD ke 3-6 belum terinstall? Mungkin ada teman2
> > yang dapat membantu? Yang saya heran, mengapa yang ini
> > linuxnya berbasis windows, bukan dos dengan perintah2
> > yang dipergunakan? Bagaimana caranya untuk mengubah ke
> > bagian dos? Apakah saya bisa menginstall program2
> > berbasis windows di linux? seperti WinZip, ACDSee,
> > IE6, dsb?
> >
>
> Dalam linux istilah program DOS dinamakan Console atau
> Terminal.
> Untuk menuju ke sana klik pada "terminal" di desktop.
> Program yang support di windows tidak bisa bekerja di linux.
> Jadi
> jika anda ingin menginstalasi program-program tersebut anda
> lihat di
> CD pendukungnya (CD3-CD6). Yang lebih afdol baca
> "README"-nya.

Rasanya penjelasan itu cukup untuk sementara, tapi untuk bacaan ke depan,
kamu bisa coba-coba nyari dokumentasi tentang emulator, WINE umpamanya. Juga
VNC (Virtual Network Computing).

>
> > Saya bingung, harus bagaimana memulai cara belajar
> > linux, dokumentasi dan linux pemula sudah saya baca,
> > tapi prakteknya lain sekali. Mungkin teman2 punya
> > refrensi atau artikel, kalau bisa berbasis bahasa
> > indonesia, untuk saya bisa pelajari. Oh ya.. dimana
> > URL2 saya bisa download, script2 buat linux? Terima
> > kasih atas bantuannya, harap maklum saya newbie, ga
> > bisa apa2 tapi mau belajar linux, semoga ga nyebelin
> > ya... bye...
> >
>
> Yang berbahasa Indonesia coba aja kunjungi :
>
> http://www.detik.com/net/klinik-linux/
>
> Yang berbahasa Inggris buanyak...kalau saya sering mampir ke
> :
>
> www.linuxdocs.org
>
>
> Semoga membantu,
> Fajar Setiawan

RedHat juga punya beberapa dokumentasi, FAQ untuk dibaca. Rasanya tidak
sulit untuk masuk ke berbagai milis Linux yang khusus membahas mengenai
RedHat, baik khusus Indonesia (seperti milis tersayang ini ;) ) ataupun luar
negri.

Silahkan langsung menghubungi lewat [EMAIL PROTECTED] kalau ada
pertanyaan lain yang bisa saya bantu, atau lewat milis ini. Sedikit tip
(lagi), hati-hati mengirim email, jangan mengirim ke tempat yang salah.
Berbagai milis di Linux.or.id kan ditujukan untuk berbagai hal yang
spesifik. Kan nggak enak, kalau nanti ada yang tersinggung karena kamu
ngirim ke tempat yang salah untuk masalahmu. Jangan berkecil hati, hanya
mengingatkan saja.

Salam kenal,

Teddy Budiwan

-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke