Bambang Nurcahyo Prastowo wrote:
> Saya termasuk penggemar Perl, memang banyak programmer Perl yang bangga
> dengan keruwetan program Perl sampai-sampai ada yang mengisikan signaturenya
> dengan program perl yang sangat ruwet.
IMO, bukan diruwet-ruwet, memprogramnya normal aja udah ruwet. Dimana
ada bhs. pemrogramman pakai "unless"? Atau "next if"?
> MHS (menurut hemat saya), dibandingkan dengan source codenya modul-modul
> Java, modul-modul perl (.pm) lebih mudah difahami. Mungkin karena saya
> belajar Perl lebih dulu dibanding Java.
Tergantung kebutuhan tentunya. Kalau untuk pemrograman sistem (operasi),
saya rasa Perl lebih sip dibanding Java.
Oki
--
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3