Khadiyd Idris wrote:
> Quoted lines are written by "[EMAIL PROTECTED]" on 6 May 99, at 20:46
>
> void main()
> {
>
> > "Gampangnya begini: window manager bisa jalan sendiri tanpa desktop
> > "manager, sedangkan destop manager tidak ada gunanya kalo tidak ada window
> > "manager, walaupun bisa di run, implikasinya adalah semua window yang jalan
> > "tidak akan punya interiors (spt border, title bar, control button, dll),
> > "sehingga untuk merubah penempatan window saja tidak mungkin, krn semua
> > "tugas ini adalah bagiannya window manager. sebaliknya kalo window manager
> > "jalan tanpa desktop manager, kita akan kehilangan fungsi drag and drop,
> > "pengaturan icon di desktop, lebih jauh, kalo environment Gnome dan E,
> > "penggunaan Gtk themes juga dilakukan oleh desktop manager, yang juga
> > "memiliki banyak productivity tools.
>
> OK, I ustand this
> Tapi apa bedanya (Gnome, E) dengan (Gtk)
>
Gtk adalah toolkit untuk develop X apps, dibuat pake C (bukan C++!,
cool!). Gampangnya dengan Gtk, kita lebih mudah buat X object, dia
udah nyediain macem2 X window object, dan kita tinggal pake, compile,
dan link librarynya dengan program kita. Gnome dan E bahan dasarnya
Gtk, sehingga kalau kita mau hack, harus punya Gtk.
> > "
> > "Dari segi programming pada dasarnya sama saja, programming X gui
> > "environment ;),
>
> Compiler untuk membuat program "under" X apa?
>
Macem2, paling jamak sih, C, atau C++.
--
// chandy a7 indo 607 net 607 id -------/
// Linux kernel 2.2.5 XFree86 3.3.2.3
// Glib/Gtk 1.2.1 Enlightenment 0.16
// Mozilla 4.51 -------/
--------------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com