Halo, saya mau nanya soal C nih sama rekan2.
Saya taunya menggunakan errno dan perror() setelah ngintip program2
orang dan baca man perror. Dan bisa nebak2 sedikit mesti gimana
menggunakannya. Yang mau saya tanyakan gini, kan kadang2 suatu
function punya tabel errno vs. errstr sendiri (misalnya function
quotactl() kalo diliat man quotactl kan ada daftar errstr sendiri).
Nah gimana menggunakan errstr dr function itu ketimbang errstr bawaan
perror/errno?
Misalnya kalo quota belum dihidupin trus udah dipanggil gini:
if(quotactl(...) < 0)
{
perror("quotactl");
exit(1);
}
nanti errornya:
quotactl: No such process
sedangkan menurut man quotactl, ESRCH itu:
No disc quota is found for the indicated user.
atau
Quotas have not been turned on for this file system.
Mudah2an saya nggak terlalu mbingungin nanyanya. Makasih atas
tanggapannya.
Ronny
--------------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]