Zakaria wrote:
>
> Assalamualaikum wr. wb.
>
> Menurut saya lebih baik pakai cara yang ke-2 dan untuk searchingnya
> pakai htdig atau glimpse. Kalau pakai php biar scriptnya bisa diindex
> oleh htdig bisa di lihat di phpbuilder.com.
> Jadi dari http://mysite.com/script.php3?news=berita&tgl=18102000
> menjadi http://mysite.com/news/berita/tgl/18102000
saya pernah coba pakai glimpse (saya pilih karena indexing
speed yang tinggi dan ukuran index yang amat kecil). tapi
waktu itu agak bermasalah karena glimpse amat filesystem-based.
jika isi artikel anda taruh di dalam database, maka perlu
anda dump dulu ke file untuk diindeks. lalu, glimpse juga
selalu mengecek apakah file ybs tsb ada sewaktu searching,
sehingga tidak bisa anda hapus setelah indexing.
mungkin anda bisa coba lagi.
> Pasti lebih cepat dari pada cara pertama karena database tidak
> didesain untuk mengindeks text seperti htdig, glimpse dsb.
kemungkinan demikian. tapi ada trade-off juga dengan kenyamanan
dan waktu untuk rebuild ulang index file. dengan glimpse/htdig anda
perlu mensinkronkan isi database dengan indeksnya tiap kali
isi database berubah. juga, tidak semua text retrieval tool
mendukung incremental indexing. jadi jika ada satu file saja
yang berubah, anda harus membangun ulang indeksnya. glimpse
saya tahu bisa incremental indexing, tapi waktu saya coba
juga agak bermasalah tuh :) mungkin sayanya aja yang bego...
untuk artikel di satunet.com saya memilih untuk memakai
DBIx::KwIndex karena setiap kali isi artikel di database diubah,
saya dapat menginstruksikan KwIndex untuk memperbarui indeks
database untuk record ybs saja. cara ini cocok untuk teks
yang sering berubah.
--
regards,
[EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]