On Fri, 11 Aug 2000, Steven Haryanto wrote:
> At 19:17 8/11/00, Edwin Pratomo wrote:
> >Mori Akizashi wrote:
> > >
> > > Piece of cake, Tuh temen-temen unsyiah udah bikin spt ini. Tentang
> > > interface nggak masyalah apakah itu perl atau php, tapi python is
> > > faster. better and stronger.
> > >
> >Bagaimana status mod_python saat ini? apakah sudah sestabil mod_perl?
> >apakah punya akses ke seluruh stage handler apache? bagaimana dng
> >sistem2 server-side scripting yg dibangun di atas mod_python (sbg
> >perbandingan, di atas mod_perl ada beberapa pilihan seperti EmbPerl,
> >Apache::ASP, HTML::Mason yg sudah digunakan secara luas).
>
> Kalau boleh saya memberi pendapat, saat ini mod_perl jauh lebih
> matang dan teruji dibanding mod_python (tapi bukan berarti mod_python
> tidak stabil -- kalau melihat hanya dari nomor versinya sih, mestinya
> sudah cukup stabil).
>
<snip>
Yep! betul sekali, tapi masalah utamanya (menurutku )adalah belum banyak
orang yang pake dan mengembangkan python, mungkin masalahnya sama seperti
perbandingan winblows dan linux. Aku mulai tertarik python saat ngeliat
source dari "linuxconf" dan "anaconda" milik Redhat. kalo boleh aku
tempatkan, python berada diantara C/C++ dan Perl. dan masih punya
kelebihan lain... Math reason! (Precission, computing power, etc) yang
kemudian membuatku menggantikan Matlab dengan Python.
hmm, mungkin akan lebih menarik jika kita bahas salah satu module
"linuxconf"....
<snip>
-mori-
--------------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]