Hadi Ariwibowo wrote:

> On Sun, 17 Jun 2001, dear Ronux Sadrux wrote :
> 
>>> Yup, saya juga bingung nich tentang legal atau tidaknya linux yang dijual,
>>> katanya linux itu free, tapi kok sewaktu saya ke website salah satu distro,
>>> yaitu redhat, kok distribusinya mempunyai kode aktivasi, apakah ini berarti
>>> redhat itu harus menggunakan licensi juga ?
>> 
>> yang free di linux kan sebenarnya bahwa kita berhak tahu atas
>> source code program yang run under linux ...
>> 
>> RedHat dan distro2 lainnya menjual manual dan customer supportnya
>> saya melihat distro2 itu menjual jasa pelengkap untuk linux
> 
> 
> Apakah berarti bila kita tidak mempunyai kode aktivasi ( CD asli ) berarti kita
> tidak akan mendapatkan fasilitas tersebut ? Bila benar, cukup logis juga sich.
> Dan mengenai programming di linux dengan KDevelop, ternyata ada komponen
> yang nggak free, salah satunya yaitu Glimpse, benar nggak ?

Kami di UGM biasanya menggunakan versi download (RetHat versi 3 CD,
atau Mandrake versi 2 CD). Yang versi download jelas ada keterangan
"free" eh.. tidak free, karena harus bayar koneksi Internet
beberapa hari. Saya yakin RedHat 3cd dan Mandrake 2cd yang beredar
sama dengan yang versi download.

Untuk versi komersial dalam paket linux, kita memang perlu
baca satu-satu teks lisensi yang muncul ketika hendak install.
Saya suka paket Linux SuSE karena memisahkan paket-paket
program berlisensi lain dalam satu direktori "pay" sehingga
dapat dibilang aman sentosa selama tidak install program
yang berada dalam kategori pay. Kategori pay sendiri sebenarnya
tidak selalu berarti harus bayar, bisa jadi kita hanya perlu
daftar on-line atau bahkan benar-benar tidak harus bayar.
Sebelum diGPLkan, MySQL masuk kategori pay meskipun kita boleh
pakai tidak bayar.

Salam,
Bambang Prastowo


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke