On 10/09/2001 23:26, Andry Susanto wrote:
>Hallo,
>
>Saya mau tanya mengenai C programming, bagaimana yah
>kalo kita ingin menyimpan
>suatu nilai di memory. Jadi walaupun program kita
>sudah di-kill, begitu program yg bersangkutan
>dijalankan lagi bisa mengambil nilai tsb? Tapinya
>jangan file. Apakah dengan putenv,
>atau setenv bisa?
tidak, sebuah program child tidak bisa menaruh/mengubah env ke
proses parent. kalau bisa, alangkah... menariknya. :-)
>Saya coba putenv kenudian getenv sih bisa, jika dalam
>program yang sama. Tetapi jika program tsb
>di-kill, begitu saya getenv, selalu nggak dapet,
>balikan pointer-nya null.
>Apakah ada yg bisa membantu?
gunakan shared memory atau teknik lain seperti menggunakan
program perantara yang residen (komunikasi bisa lewat named
pipe, tcp/unix socket, shared memory lagi, dsb). taruh di file
juga sebetulnya gak apa2 kok, asal permission diatur, dan speed
tidak terlalu crucial. malah enak, disimpan di disk jadi benar2 permanen.
>Ada yang pernah bikin daemon dgn bantuan daemontools?
pernah (dengan wrapper tcpserver maksudnya kan?) program daemon
kita jadi sederhana sekali. cukup menerima input dari client
lewat stdin, output ke stdout. tcpserver yang akan bersoket ria.
satu instans program kita cukup berkomunikasi dg satu client,
tidak perlu multiplexing2an, karena sistemnya forking (ala
telnetd, sshd, apache, qmail, sendmail, dsb).
>Dimana saya bisa dapatkan penjelasan
>mengenai pembuatan daemon?
coba manpage perlipc, buku unix network programming, buku
practical unix programming, dsb.
>Thanks,
>
>Andry
--
sh
--
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3