--- Steven Haryanto <[EMAIL PROTECTED]> schrieb: > On 10/04/2002 19:36, Eko Bono wrote: > >Kadang konsep yang komplex, tidak automatis mengakibatkan cara > >penggunaan yang rumit. Contoh gampang adalah konsep pointer pada C. > >Bagi penggemar C, termasuk salah satu yg rumit, cara memakainya juga > >bukan hal yg gampang pada awalnya. Tapi bagi pengguna Java atau > Visual > >Basic, mereka lebih gampang memakainya tanpa harus tahu konsep > >disebaliknya yg notabene adalah pointer. > > perlu dicatat tapi, pointer di c tidak sama dengan reference di > java/perl/python/dsb. yang pertama itu merujuk ke daerah memori > tertentu. yang kedua merujuk ke objek.
Ini cuma masalah hierarchie dan cara bahasa pemrograman menghandlenya. Pada akhirnya referensi ke objek adalah referensi ke memory. Kalau di C, pemrogram diberi kesempatan seluas2nya, bagaimana cara menghandle objek ini. Pada bahasa yang lain, spt Java, Python, ini sudah dibatasi. Tapi memang ini power dari C, yg tak bisa lepas dr sejarahnya untuk pemrograman langsung ke hardware. Tapi ini punya efek samping, kalau enggak hati2, akibatnya sebaliknya. Maka ada gargabe collection di Java, di C++ dikenalkan parameter referenz yang bukan pointer, etc yang intinya utk mengindari hal2 "-" pada C. Eko __________________________________________________________________ Gesendet von Yahoo! Mail - http://mail.yahoo.de Sie brauchen mehr Speicher f�r Ihre E-Mails? - http://premiummail.yahoo.de -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
