On Monday 23 June 2003 15:20, Donny Kurnia wrote:
> On Mon, 23 Jun 2003, Amlan Samuil Warman wrote:
> > > > - systemnya sucks
> > >
> > > Maksudnya , OO nya..Mungkin,
> >
> > bukan OO adalah suatu yang bagus dan rapih, maksudnya untuk melakukan
> > sesuatu yang sederhana seperti 'Hello World' harus melakukan ini itu ,
> > codingnya saja sudah panjang (bandingkan dengan interpreter lain)...
> > juga untuk awal2nya setting CLASSPATH saja sudah bikin bingung ....
> > dll
> > dll...
>
> Untuk aplikasi yang sederhana memang terkesan rumit, tapi kalo aplikasi
> telah berkenbang menjadi besar, akan terasa nikmatnya java. Saya pernah
> memprogram tugas kuliah memakai c, pas mau memisahkan menjadi modul-modul,
> susahnya minta ampun. Kalo java tinggal pisahin jadi kelas tersendiri, gak
> usah include apa-apa. Kalo c musti bikin file .h, file .c, agar bisa
> di-include di tempat lain.

supaya lebih objektif bisa coba baca beberapa studi perbandingan prog lang:
1. An empirical comparison of C, C++, Java, Perl, Python, Rexx, and Tcl for 
search/string-processing program
url: http://www.ipd.uka.de/~prechelt/Biblio/jccpprt_computer2000.pdf

Studi ini kuantitatif. Diberikan satu problem programming, yaitu membuat phone number 
encoding dari nomor ke huruf, 
di mana variasi huruf (membentuk kata) sudah disiapkan dalam semacam dictionary. 
parameter yg diuji antara lain: run-time, memory consumption, length of code, lama 
waktu memrogram, robustness. 
run-time juga dirinci antara run-time waktu loading data, dan waktu search. 
Perbedaan kondisi subject juga dikritisi dan dibahas.
Pada akhir studi dituliskan konklusinya. kita bisa lihat di mana posisi Java.
Studi ini tidak melakukan perbandingan dari fitur bahasa.

2.  Programming Language Comparison
url: http://www.jvoegele.com/software/langcomp.html
kalo ini perbandingan fitur dari macam2 bahasa. Java cukup banyak disinggung di situ, 
misalkan sbg bukan pure-OO,
compiled lang tapi tidak punya generic class, etc. 
Perbandingan2 di sini tidak kuantitatif, kecuali index Casper-Jones.

3. Great Language Shootout (tidak lagi di-update) dan 
url: http://www.bagley.org/~doug/shootout/
Ini benchmark dari berbagai bahasa utk berbagai algoritma. perbandingan dari run-time, 
memory consumption. 
Di sini kita bisa lihat Java tidak 100% sucks :-) misalkan dalam benchmark saringan 
eratosthenes, performance-nya sangat baik. 
sayangnya algoritma saringan eratosthenes (utk generate prime numbers) ini memang 
terkenal lelet shg tidak laku utk bikin 
aplikasi real-world :-)

4. Win32 Great Language Shootout (updated)
url: http://dada.perl.it/shootout/index.html
Ini porting win32 dari Great Language Shootout. Masih di-update berhubung selalu ada 
masukan2 mengenai cara implementasi yg
lebih baik dalam bahasa2 ttt. 


> > pernah denger apa itu J2EE, Bean, EJB, dll
> > jujur istilah2 ini sampe sekarang banyak yang saya gak ngerti,
> > memang dokumentasinya banyak tapi istilah2 yang dibuat juga banyak ....
> > dan kesannya kebanyakan bullshit (makin dibaca makin gak ngerti)... kalo
> > anda tanya2 yang 'expert' java juga ujung2nya jawabannya ngambang juga,
> > antara ngerti & gak ngerti ...
>
> saya lagi mendalami materi diatas. Memang pada awalnya akan bingung, tapi
> ntar akan paham, kalo emang niat. Plus pemahaman bhs Inggris yang harus
> baik :D
> Menjelaskan suatu konsep abstract memang susah kalau tanpa disertai
> contoh, karena topik diatas emang abstract.

yg bikin pusing itu bukan abstrak atau non-abstrak, tapi obral buzzword seperti itu 
memang 
bikin sakit kepala dan sakit mata :-P (ngga cuma di Java)

> > gak independent banget sich, kalo anda udah berurusan dengan syscall,
> > File IO, dll anda akan bermasalah antara Windows dan UNIX
> > UNIXnya sendiri saja suka bermasalah misal antara LINUX, SOLARIS atau
> > HP-UX
>
> Platform independen kelihatan sekali pada aplikasi applet dan swing.

cerita dikit, saya dulu belajar java taon 96 gara2 tertarik sama iklannya: "write 
once, run anywhere".
Ketika saya cari java for dos (waktu itu masih suka pake DOS), mana ya? 
Waktu itu salah satu buku yg saya baca "Core Java" memberi sample program dalam C++ 
dan Perl. 
Dng C++ dikatakan, program Java jauh lebih singkat,padat. Dibandingkan dng Perl 
dikatakan program Perl 
kriptik. Padahal yg dibilang kriptik itu regular expression, yg kemudian bertahun2 
kemudian akhirnya 
di-support juga oleh java :-)
btw gara2 buku itu juga saya tertarik dng Perl dan waktu itu ternyata ada Perl for DOS 
:-) tanpa basa-basi 
"write once run anywhere". benar2 low-profile. 

Utk belajar programming di Linux juga dg Java saya rasa sangat kurang memberi wawasan
mengenai Linux (thanks to its JVM). saya beberapa kali ketemu orang yg jago Java dan 
saya tanya 
mengenai UNIX domain socket tidak ada yg tahu. saya salut dng programmer java yg tahu 
non blocking I/O, 
fork, karena rada langka juga yg spt itu. 

Tapi ya lepas dari kekurangan2nya, ya bagus juga kalo bisa java. spt dibilang mas 
Amlan, duitnya gede. 
Saya pernah tanya ke Gunther birzniek, cto extropia.com yg develop aplikasi berbasis 
Perl dan Java, kenapa gak develop 
yg berbasis PHP. dia bilang aplikasi2 PHP harganya murah. yg prospek bagus dari segi 
bisnis adalah Java. 
Perl dikontinu extropia karena basisnya extropia adalah Perl.

rgds,
Edwin.



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke