Banyak yang tanya pada saya, karena saya masih newbie, 
jawabannya ya sekenanya doang :)

Disktribusi yang paling mudah di install adalah Redhat. 
Sejak versi 5.0 Redhat mulai naik daun, tetapi meski sudah 
mulai ramai dibicarakan, tetapi saya masih menggunakan
slackware untuk linux. Maklum punya kenangan manis dengan
Pinguin satu ini. Nah setelah ada Redhat 5.1, seorang rekan
saya memaksa untuk membantu dia install distribusi tersebut.

Untuk pertama kali memang susah, sebab beda sekali teknik 
installnya dengan slackware yang menggunakan system DISK A, 
AP, dst. Tetapi yang ini banyak menggunakan RPM. (istilah 
apalagi ini ... maklum newbie musti buka kamus dulu :)) 
Perbedaan yang lain adalah susunan directory dan tekek 
bengek yang lain. Akhirnya setelah beberapa kali install 
akhirnya terbiasa juga.

Nah untuk Versi 5.2 ini sudah terdapat 3 option install. 
Apa saja tuh ? Pertama adalah workstation mode, server mode 
dan customize mode. Tanpa banyak cingcong bila install workstation/server
otomatis harddisk baru dibuat menjadi 
LINUX Inside :) Untuk workstation memerlukan sekitar 350 MB 
dan waktu install 7 menit. Dan untuk server memerlukan 
sekitar 250 MB dengan waktu install 5 menit. 
Luar binasa ... eh luar biasa :)

Semua sudah terinstall, jadi tidak ada kata susah untuk 
install LINUX dan membuat Linux Insite.
.................. welcome to pinguin world :)

Sebagai informasi komputer saya merek 'jangkrik', Mobo TX PRO 512 KB Cache,
SDRAM 83 MHz 32 MB, CPU IBM 300MX (83 MHz x 3 = 250 MHz). HD 2.1 Seagate
medalist SMART capable.

--
Yang Paling Newbie diantara para Newbie Linux :)
Linux World, no hidden charge <http://awi.indoglobal.com/linux/>

__________________________________________________________________________
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke