Pada tanggal 27-Mar-99, G0nDz nulis demikian:
.....
> kalo mati lampu seh belon pernah kejadian tapi barangkali... keliatan tadi
> pas booting panggil linux .. HD-nya di detect CHS ama kernelnya padahal
> mustinya LBA.. mungkin kah?
Mungkin saja, tetapi tak begitu berpengaruh.
Baik mode CHS, LBA, maupun LARGE tetap dapat berjalan dengan baik
di bawah Linux.
Harddisk terdeteksi sebagai CHS, biasanya karena proses pembuatan partisi
pertama kali pada mode CHS di BIOS. Jadi begitu BIOS diubah lagi ke LBA,
harddisknya tetep dikenali sebagai CHS oleh Linux.
Untuk mengubahnya, jalankan fdisk under Linux, lalu pilih expert mode,
dan silakan masukkan ukuran c, h, dan s yang sesuai (layaknya LBA), baru
kemudian di write ke harddisk.
>Partisi Fat32 nya 5 GB, isinya sekitar
> separonya.. so, karena dianggap CHS ama si penguin.. penuh deh... gitu?
Ah... nggak juga.
Salam Linux,
Adhi.
-------------------------------------------------
SO Linux is the only choice for innovative people
iSO Liwet is the only choice for kepepet people
-------------------------------------------------
__________________________________________________________________________
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]