On Wed, 7 Apr 1999, Flory Katriena wrote:
> Yah, manualnya nggak menjelaskan mengenai itu. Cuma Flow Control
> Software:XON/XOFF dan Hardware:RTS/CTS tanpa jelasin fungsinya buat apa.
Oh i c.. mungkin bisa buat sharing aja.. RTS sebenarnya signal yang di
kirim Pin nomer 4 dari connector (DB9 ama DB25 sama aja) dikirim ke modem.
Sedangkan CTS adalah signal yang dikirim dari Pin nomer 5 ke DTE. Jadi
kalo pakai pilihan flow control hardware sepenuhnya konfigurasi bergantung
pada kemampuan hardware (dalam hal ini quality modem dan hardware-nya).
Kalau pakai Software XON/XOFF... yaaaa... tebak? :)
.. bergantung ama software yang ngatur misalnya minicom, standarnya kalo
ngga salah masih pakai 9600bps Hayes deh..
> Mungkin ini yang dimaksud DTE speed, ya? Di manual modem ada di tulis juga, DTE
> speed dari 300bps sampai 134400, tapi lagi-lagi tanpa jelasin fungsinya.
Yak kira-kira gitulah ... eh ngapain musti ditulis, kan kelihatan jelas..
mo pake speed brapa disesuaikan ama hardware yang dipunyai? Lagian manual
modem kan ngga cuman buat "satu tipe" tapi buat "satu merek"?
Sebenarnya bukan DTE speed sich.. tapi yang tepat dalam hubungannya ama
mode yang dipakai DTE-nya. Ada beberapa referensi nich mungkin menarik..
mode modulation possible rates(bps)
0 V.21 300
1 V.22 1200
2 V.22 bis 2400 atau 1200
3 V.23 1200
9 V.32 9600 atau 4800
10 V.32 bis 14400, 12000, 96000, 7200 atau 4800
11 V.34 33600 sampai 2400 (defaultnya modem 33.6K)
56 K56Flex 56000 sampai 32000 (def-nya modem 56K)
64 Bell 103 300
69 Bell 212 1200
So, kalo misalnya pakai COMM port 2 buat modem eksternal, supaya ngga
bottle neck musti naekin baud rate nya sesuai dengan pelayanan mode DTE
(anda punya dipaksa jalan di baud rate 115Kbps makanya muncul "angka
ajaib" tapi bisa jadi justru bukan makin cepat karena bottle neck), karena
standardnya communication port/COMM port dipasang 9600 bps aja dari
BIOS-nya.
> Kalau ada yang punya tips&trik untuk meningkatkan koneksi ke internet, tolong
> dibagi dong?
Tips?
1. Cari modem yang bagus (bukan berarti mahal).
2. Cari line telpon yang bagus (ngga banyak noise), sebisa mungkin jangan
pakai PABX soalnya sering ngganggu noise-nya, kalo perlu pindah rumah ke
daerah bisnis, karena mutu kabel telpon biasanya lebih baik.
3. Cari ISP yang bagus (bukan berarti mahal), kalo perlu ISP yang punya
kualitas line bagus, support sesuai modem (misal anda punya modem yang
bisa ndukung V.90 supaya noise-nya berkurang carilah ISP yang ndukung
V.90),
plus ISP yang "asli" bandwith-nya besar :)
4. Cari hardware yang bagus (bukan berarti mahal) buat support internet
connection-nya, misal IO, motherboard, memory, dkk.
5. Setting semaksimal mungkin yang ngedukung 4 poin diatas... baud rate,
mode DTE, COMM port, software, dipaksa full power.
6. Kalau point 1-4 ngga memenuhi syarat, poin 5 bisa dipakai buat
maksimalkan yang anda sudah "terlanjur" punya :)
7. Doa, untuk hal-hal yang di luar kuasa kita misal semoga ngga sering
hujan.. di surabaya sini sering hujan en kualitas line telpon jadi turun
drastis soalnya itu kabel telpon jadi suka berendem aer ujan yang nambah
noise gila-gilaan, mana belon pakai serat fiber lagi.. :(
8. to be or not to be.. that's the question kata om Shakespeare :)
good luck... ;D
__________________________________________________________________________
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]