Terima kasih atas dongengnya dan saya bisa tidur dengan tenang setelang di
DLN sama mas Widiono, semoga hari ini bisa berhasil menginstall SO5.0. Saya
akan tetap teguh berkutat dengan Linux meskipun awalnya terasa sulit bagi
saya karena command2 terasa asing sekali di telinga saya dan (saya rasa)
rada susah untuk menginstalasi sesuatu, atau karena kita sudah terlanjur
manja dengan kemudahan yang dibuat oleh Micorosoft sehingga balik lagi ke
text base rada liyeur gitu...
BTW, nggak apa2 koq namaku dicatut buat dongeng, khan bisa numpang tenar
melalui DLN. Thanx.
Arigato Gozaimatsu
Roy
>DLN adalah Dongeng Linux Newbie, cerita seorang newbie
>kepada orang lain. Bagi yang newbie semoga bisa jadi
>masukan, untuk para linux expert (bukan vampire expert
>lho :)) bisa jadi bahan nostalgila.
>
>Ada seorang rekan, Mas Roy <[EMAIL PROTECTED]>, dapet
>CD StarOffice dari seorang rekan dan bingung cara installnya
>gimana. Nah kasus ini terjadi saat masuk ke cd rom yang
>sudah dimount dengan langkah-langkah seperti berikut :
> (masukkan cd)
> mount -t iso9660 /dev/cdrom /mnt/cdrom
> cd /mnt/cdrom
>lalu
> setup
>
>dan sim sala bim .... masuk ke configurasi untuk X-windows.
>Saya sadar akan ke newbie'an saya dan jelas bingung bukan
>kepalang. Nah kenapa hal itu bisa terjadi ?
>
>saat setup (atau program lain) yang dipanggil otomatis akan
>melihat data pada PATH yang sudah di definisikan. Isi PATH
>yang sudah dicatat oleh system dapat dilihat dengan cara
> set | grep PATH
>misalnya keluar
> /bin:/sbin:/usr/bin:/usr/sbin:/usr/X11R6/bin:........ dst
>artinya pertama-tama program setup akan dijalankan seolah-
>olah seperti dibawah ini :
> /bin/setup
> /sbin/setup
> /usr/bin/setup
> /usr/sbin/setup
> /usr/X11R6/bin/setup
> dst.
>bila pertama-tama dijalankan
> /bin/setup
>tetapi file tersebut tidak ada (not exist) atau attribut
>tidak diset executable, maka lari ke PATH berikutnya yakni
> /sbin/setup
>dst...
>sampai ketemu. Bila tidak ditemukan akan muncul suatu pesan
>kesalahan. Dan apabila sudah berhasil pada langkah pertama,
>program berikutnya tidak dijalankan.
>
>TETAPI semua itu tidak kita harapkan sebab yang akan kita
>'jalan' kan adalah ada di
> /mnt/cdrom/setup
>
>dengan perintah
> pwd
>akan muncul
> /mnt/cdrom
>yang artinya pwd (print working directory)
>dapat kita simpulkan sudah benar lokasi directory yang
>aktif untuk menjalankan program.
>
>INGAT-INGAT MENDAFTARKAN BERAME-RAME (CLING)
>*sambil mengerjapkan mata* :)
>
>ini linux bukan dos :) tetapi linux.
>Dan untuk itu solusinya :
> ./setup
>atau
> /mnt/cdrom/setup
>
>cukup simple dan mengejutkan :)
>
>Nah yang jadi pertanyaan, bisa saja khan ./ diletakkan pada
>PATH ? sehingga program yang dilakukan pada directory yang
>aktif bisa langsung dapat dijalankan. Dengan alasan security
>sehingga tidak dilakukan hal tersebut, misalnya seorang root
>user sedang login dan masuk ke directory user newbie, awi,
>dan ada file ls didalamnya.
>
>file ls itu berisi
> cat /etc/shadow | mail awi
>bingo :) dapet dah isi shadow filenya :)
>
>udah ah... karena saya newbie ilmu masih sedikit untuk
>masalah security :)
>
>nb. Sorry mas Roy, saya catut namanya tapi akan dikenang
>selalu oleh orang se antero Cyber :) sebab di mirror di home
>page http://awi.indoglobal.com/linux/ :)
>
>--
>Yang Paling Newbie diantara para Newbie Linux :)
>Linux World, no hidden charge <http://awi.indoglobal.com/linux/>
>
>__________________________________________________________________________
>Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
>Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
>Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
__________________________________________________________________________
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]