Rekans, saya baru di milis ini. Pake linux juga masih baru 5
bulanan.

Saya mau tanya:

1. Kenapa sih orang perlu compile kernel? Saya sudah baca
howto-nya, dan masih nggak make sense. Ada yang bilang, untuk
meningkatkan performance, sebaiknya kernel di-compile ulang di
mesin tempat kita install linux, shg dioptimize khusus untuk mesin
kita. Apa benar?

2. Saya sudah coba compile kernel di RH 6.0, dari 2.2.5-15 ke
2.2.9. Pertama saya coba dengan "make oldconfig", hasilnya, ada
beberapa modul yang tidak bisa up (saya sudah "make modules" dan
"make modules_install"), terutama module-module cdrom, ethernet
card, dan nfs. Apa ada cara lain untuk compile kernel dengan
configurasi yang sama dengan configurasi kernel sebelumnya? Trus,
misalnya, kernel baru kita ini gagal meng-up eth0 service, apakah
kita harus compile ulang kernel itu lagi, atau... mungkin ada cara
lainnya?

3. Apakah boleh, setelah kita "make config" kita edit file .config
untuk beberapa item yang kelewatan dijawab pas make config?

4. Pada saat compile kernel, ada istilah module. Itu sebenarnya
apa? Sepertinya, kalau saat "make config" kita pilih ethernet card
(3com) untuk langsung up, maka di directory /lib/modules/xxxxx/net
file *.o untuk ethernet card tsb tidak ada (padahal di instalasi
aslinya - sebelum kernel di upgrade) ada. Sebaiknya pakai yang mana
- yang dibuilt-in ke kernel atau yang dipisah ke module? Dan kalau
dipisah dalam module, caranya gimana?  Saya sudah baca modules.txt,
tapi kaya'nya penjelasannya terlalu spesifik.

5. Terakhir, apakah ada cara untuk mendisable key ctl-alt-del
sebagai reboot. Karena ini bisa dilakukan oleh *siapa saja*.

Makasih kasih banyak ya Rekans, buat jawabannya,

Isa

--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com

Kirim email ke