sedikit nyimpang dari topik setup nggak apa apa yaa... refreshing dikit...
> - Orang cenderung beli proram yang user friendly dg harapan menekan
> biaya pelatihan (khan mudah dipelajari)
>
> - Orang cenderung beli program yang "katanya" easy untuk dimaintain
> dg harapan menekan biaya pelatihan.
>
> Akibat 2 iming iming "kemudahan itu" orang bersedia menekan biaya
> pelatihan atau perbaikan SDM (toh menurut logika di atas, dg program yang
> mudah tidak perlu user yang harus susah payah belajar).
>
di dept. saya padahal SDM nya udah training ke Jakarta ? pusat.. tapi pas balik ke
daerah yaaa tetap aja NOL (ah, 0,01 aja lah..) sehingga tetap aja maintainer harus
datang ke daerah... just wasting money...
>
> Memang di Term Of Reference beberapa project sebagian "focus" adalah
> mencari program yang "mudah digunakan" sehingga bisa menekan biaya
> pelatihan..
>
lebih "kurang-ajar" lagi bantuan dari Luar negeri banyak TOR nya yang mensyaratkan
hardware produk luar... dengan spec. yang aduhai untuk orang seperti saya...
padahal cuman untuk kebutuhan yang "very-basically" aja.. pernah bayangin nggak
kalo IBM 300GL + full multimedia dikasihkan ke Madrasah Ibtidaiyah di lokasi yang
masih terbilang "ndeso"..?
trus, disini aja banyak yang ngira Linux itu apa sebangsanya Game... wah wah
waah., where my people go tomorrow....
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com