At 02:59 PM 6/16/99 +0700, Andy wrote:
>o'ya??

YA.

>lho BIOS itu khan Basic Input Output System???

bener pada prinsipnya khan perlu untuk sequence
1. check hardware, ellol atau tidak
2. pilih media boot -> tergantung sequencenya
3. setelah boot dari media (misalnya harddisk), oleh linux semua proses di
BIOS di bypass misalnya INT 13 (disk/harddisk IO) diganti dengan routine
dari LINUX, dan interrupt lainnya.

jadi untuk harddisk hanya perlu sebagian kecil (misalnya mounting point
/boot) yang dikenal di BIOS kemudian di TAKE-OVER sama linux.

mungkin beda persepsi saja :) sebenarnya Mas andy juga bener, BIOS nya
kagak diganti (pada saat pertama) tapi berikutnya benar2x diganti oleh linux.

>mana mungkin diganti? trus kalo misalnya di by-pass gimana cara kernel
>berkomunikasi dengan hardware kayak vga-card, harddisk?

team linux yang bikin tuh :)
makanya berterima kasih lah kepada para hacker2x linux yang mau bikin'ken
driver untuk kite-kite ;)

At 11:33 AM 6/16/99 +0700, Arief Rakhmatsyah wrote:
>PC DEC Venturis pun gagal mengenali
>Seagate 2 GB padahal di PC lain langsung tersenyum 

itu yang amat "canggih" itu komputernya. Merek sih. 
saya juga punya komputer merek TANDON amat lucu, sebab biosnya aneh banget.
Untuk kasus diatas saya ber-asumsi Mobo yang dipakai adalah mobo standart
yang ada dipasaran, bukan yang merek. Merek bagus tapi tidak user-upgradable.

>ngerubah jumper di harddisk tidak mensetup ulang data HD di BIOS.

memang komputer banyak pernak-perniknya :)


--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com

Kirim email ke