On Tue, 29 Jun 1999, you wrote:
Jadi, keterbatasan untuk nggak bisa boot untuk silinder di atas 1024 merupakan
keterbatasan BIOS. Makasih buat redoct. Berarti HD berukuran > 2,1 GB bukan
berarti bersilinder > 1024. Mungkin ini gunanya pilihan LBA kali ya pada setup
BIOS. Berarti kalau pilihan LBA pada BIOS dimatiin, barulah nggak bisa boot.
Redoct, bener nggak sih?
Buat Erwind, nggak usah takut gitu...asal prosedur standar diikuti (buat back
up, ikuti prosedur instalasi Linux yang bener) maka relatif aman kok.! Palingan
HD anda meledak! ha....ha...ha..... becanda!
Saya juga newbie dan untuk mendapatkan konfigurasi yang saya rasa memadai, saya
install Linux sampai berulang-ulang (pertama kali pakai RH 5.2). Cuman
sekarang, ketika install RH 6.0, rasanya kok jadi gampang! :)
Coba dulu! OK?
> apaan maksudnya linux gak bisa boot dari HD diatas
> silinder 1024 (atau katanya 2,1 giga) ?????
>
> hard disk saya gede nih.....
> udah dipartisi jadi empat, yang paling kecil 4,2 giga.
> bisa boot gak ?
>
> kok nyeremin nih.....kemaren ada yang monitor rusak.
> sekarang ada kabar gak bisa boot....wah wah...tough !
> hehehehe
--
Mico Siahaan
E-mail: [EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
Linux Kernel: 2.2.9
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com