On Thu, 22 Jul 1999, Jasiph A.P wrote:
> or yang lain. Tapi lebih baek lagi kalo bentuknya bukan menghina ampe ada
> yang bilang windows like sh*t . Jangan lupa kacang akan kulitnya. Gua rasa
> kita semua besar di windows deh.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Maaf.... saya mungkin termasuk perkecualian....hi..hi.. banyak koq yang
nggak besar di Windows... saya terus terang kenal DOS nggak kaget karena
DOS banyak nyontek dari CPM yang sudah saya pakai sebelumnya..
setelah itu loncat ke AIX dan X Window, serta IRIX di Silicon Graphics 8-)
Makanya MS Win menjadi kuran menarik
> Mungkin lebih baek begini nih modelnya :
> contoh :
> Kayak gitu deh, jadi yang baca juga gak jadi merasa ada kubu kubuan kayak
> politik aja.
Pemilihan Linux bukan sekedar memilih suatu produk.. ada hal lain..
termasuk 'clash culture'... pembebasan dari rasa sentralisasi... jadi
wajar saja kalau sedikit banyak menimbulkan 'ikatan emosional'
Kalau anda masih menimbang Linux hanyalah sekedar OS Alternatif saya
sarankan baca
http://nakula.rvs.uni-bielefeld.de/made/artikel/Non_Teknis/
Segala diskusi sangat diharapkan
IMW
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com