Saya pakai Red Hat 5.2
(ngapunten, pertanyaan saya panjang, biar jelas bagi sekiranya
ada rekan yang ingin kasih nasihat)
Kepingin ngrubah hostname dari aslinya "localhost.localdomain".
Cara ngrubahnya pertama kali pakai X control panel.
Setelah hostname diganti, nggak bisa keluar karena ada sesuatu yang nggak
sync,
lalu X menyarankan untuk re-execute beberapa file lagi (inet, httpd, dan
lainnya lupa)
dan ketahuan bahwa httpd memberi pesan error semacam "can not determine
local host"
yang ternyata ini juga muncul dalam boot kernel setelah saya ganti nama host.
Lalu hostname saya ganti seperti semula (localhost.localdomain) lewat
con-pan X
dan pesan error httpd seperti di atas tidak muncul lagi.
Saya cari gimana cara ngrubah hostname lewat archive milis linux.or.id dan
ternyata
caranya sama dengan yang saya lakukan di atas (kalau tidak miss).
Suatu kali saya ubah hostname dari console:
# hostname namahostsaya
Walhasil, httpd error muncul lagi, dan saya nggak bisa menghilangkan error ini
dari manapun, yaitu mengganti nama host semula (localhost) lewat console
atau lewat con-pan X.
Selidik bin selidik, httpd ini punya Apache.
Saya cuma ngerti kalau Apache ini buat Web Server.
Kemudian Apache ini saya uninstall, lalu beres semua.
Kesimpulan, saya baru bisa ganti nama host bila Apache tidak diinstall.
Sampai saat ini Apache belum saya pelajari, tapi saya pingin Apache
ini ada di system saya walaupun pemakaiannya ditunda dulu. OK, saya install
ulang RH-nya dan sampai sekarang masih takut untuk ganti nama host.
ADA YANG TAHU PROBLEM APA YANG SEBENARNYA SAYA HADAPI?
_____________________________________________
INFO-LOSOFIS (boleh tidak dibaca)
Saya suka Linux karena kehebatan program-program console-nya.
Adapun X, terserah kalau nantinya mau didesain untuk enduser, saya juga
senang.
Saya dulu suka banget nongkrong di "jendela" walaupun banyak "angin" dan
membuat saya jadi "hang".
Tapi begitu lihat console Linux, langsung jatuh hati.
Walaupun saya Newbie tapi sangat menyayangkan editorial model Mikrodata
Juni 99
Dan lagi, saya suka milis berjubel ini.
Koreksi kalau saya salah:
Apakah Distributor Linux dapat memegang komitmen open-system
di antara mereka? Saya harap Distro Linux tidak menciptakan kutub-kutub bagi
penggembira Linux.
Salam,
Ivan Setya Darmawan (arema)
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com