On Wed, 28 Jul 1999, Andy wrote:
> gue pake 128Mb, tanpa nambahin mem=128M di loader, nggak ada masalah, kondisi
> apa aja kita hrs nambahin mem='somthing'Mb ini?
supaya lebih spesifik aja Ndy, ngga semua kernel beres otomatis take over
info dari BIOS sih :) tuh di milis newbienya vger.rutgers.edu sering ada
yg komplain pake RAM 128 MB kluar separo doang, tinggal append
mem=memorynya di lilo atau loader linux lainnya beres degh :)
> terus 'boosting memory' maksudnya apa ji? TIA.
memorynya di riped suruh kerja keras, ngga sehat buat memory yg kurang
bagus (biasanya kejadian ma mobo DFI, maksanya keterlaluan kali ;). Kalo
memory impor kelas A++ ngga masalah dipaksa kerja gini.. kalo yg jelek
alokasi memory di kernel kacau.. makanya keluar error kayak kapan hari
CPU: 0 blablabla..
EIP: 0010..blablabla
seakan-akan kita ngga punya memory/sisa memory yg bisa dipake sama sekali
:) stuck ditempat ..kacaunya lagi kalo pas ngejalanin "rescue" misal
fsck.. ngga mau juga nulis ke dalem RAM :( malah tambah ngga karuan baca
inode salah mulu dibilang error semua, gile ngga tuh.. malah kalo di fixed
nanti puyeng lagi fsck nya.. abis di fixed dianggep error lagi.. LOL kapan
slesainya .. :D
note: berlaku juga buat instalasi/maintenance yg butuh nulis ke RAM atau
resident di OS lain.. contohnya Windows, yg XMS errorlah, tipe himem.sys
salahlah..out of memory, dsb (yg error RAM/memorynya.. please no offence
dr perbandingan OS ini .. intinya bukan di OS, cuma share pengalaman :)
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com