On Fri, Aug 06, 1999 at 05:23:46PM +0000, PhulgarrDizplay wrote:
> [...]
> yaahh, setiap programmer punya orientasi beda-2 yah ;). kita tau sendiri
> macam IRIX yang 'tampilan umumnya' sederhana (pake Motif) tapi kemampuan
> graphic-nya siapa yg mau protes ? ;). untuk NextStep lain lagi ceritanya
> ...
>
gue sendiri masih suka kalo ada aplikasi yang Motif based jalan, rasanya
klasik ;), yang betul2 gue sayangkan adalah 'ketersediaan' code-nya, ini
yang membuat gue akhirnya emoh dgn Motif, waktu mau cobain lesstif, ide
yg tersedia waktu itu (mungkin ~2 thn yg lalu), kagak ada yang 'genah',
baru belakangan ada Gtk, dan cukup stabil, gue coba2 mulai bikin program
dgn Gtk.
> > Qt katanya akan punya feature ini di versi
> > berikutnya (2.0 ?).
>
> btw, udah nyoba kdevelop belom ?
>
justru krn nunggu feature themeing di Qt ready, sampe sekarang gue nggak
maen2 dgn KDE, lagi pula Qt pake C++, sedangkan gue lebih seneng pake
C.
> [...]
> :) betul ... tapi sekali lagi kita harus akui linux masih dalam proses
> pematangan dan relatif masih sangat baru dibanding the real unix, dan
> belajar dari pengalaman the real unix yang pernah terfragmentasi dan
> akhirnya terstandarisasi oleh kebutuhan, seyogyanya kita mulai
> memikirkan unity daripada sekedar 'keragaman yang luar biasa' ;).
>
kita lihat saja perkembangannya gimana, gue sendiri berharap agar 'keragaman
yg luar biasa itu' tetap bisa jadi kekuatan dan daya tarik tersendiri
dari Linux ;),
> btw, untuk masalah ini orang-2 *bsd nggak terlalu pusing-2 ... mereka
> pake metode katedral sih ... :).
>
aahh, ini gue nggak comment deh ;),
> > nahlo, gimana orang bisa compile library kalo source-nya nggak ada? maksud
> > gue source Motif, kalo semua orang punya source Motif, mungkin kita
> > sekarang belum punya Gtk atau Qt ;),
>
> lesstif ???
>
justru dgn kehadiran Gtk & Qt, menunjukkan kalo lesstif 'gagal' dalam
merebut hati sebagian besar developer Linux.
> [...]
> pernah ngebayangin kalo software-2 sekelas itu dibikin open source ? aku
> rasa tetap ada batasan-2 dimana sebuah software harus open source atau
> freeware aja dengan limited support.
>
bener, target pasar menentukan juga, sebuat office automation application
tentu di tujukan buat end user yang (kebanyakan) nggak perlu pusing2 dgn
proses compile, atau repot2 mikirin optimization. tapi buat developer, hal
tsb menjadi (sangat) penting.
> kalo nggak gitu gill bates dan
> steve ballmer akan terus mengejek kita dengan ... 'hey dude, ente makan
> apa hari ini ?' :))).
>
;-(), but soon enough, mereka akan kehabisan bahan ;),
Best regards,
Andy
--
chandy a7 indo 607 net 607 id
http://gmail.cakraweb.com http://eworld.indoglobal.com/eworld
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com