Bambang Sumitro wrote:
> Wah saya senang sekali waktu ikutan seminar Linux tanggal 10 kemain.
> Bisa beli majalah Infokomputer terbaru seharga Rp 10.000 ditambah bonus
> Mikrodata lagi.
Hmmm. Mas Eko lagi rajin, bagi-bagiin Mikrodata :)
Tetapi bukan nomor 6/99. Kalau yang itu, wah......
> Sudah itu dapat CD SuSE 6.1 lagi. Tapi kok hanya 1 CD yah, kecewa juga nih.
> Ngomong-ngomong siapa sih yang bikin distribusi SuSE yang sudah disunat ini?
Dari SuSE, Jerman. Evaluation Disk, tentu saja tidak semuanya.
> Oh ya, saya sudah coba install SuSE di kompieku. Setupnya lebih susah untuk
> pemula jika dibandingkan dengan RH 6.0, tapi program administrasinya (YaST)
> lebih bagus.
> Saya sudah coba bhs. Indonesianya, tapi kok malah bingung yah?
Kelihatan lebih susah, itu cerita lama. Familiarity?
Kalau sudah terbiasa dengan yang dahulu, maka yang baru terlihat susah.
---berbeda dengan pacaran, yang baru lebih asyik--- :)
> Saya mau tanya nih, gimana sih cara konfigur sound card SB 32 di SuSE?
> Kalau di RH khan pake sndconfig, kalau di SuSE?
Edit file conf.modules (dan isapnp.conf jika SB 32 tsb PnP).
Saya tidak punya SB 32, rekan lain yang punya mungkin bisa bantu kirim
filenya. Atau, coba-coba aja berdasarkan HOWTO dan dokumentasinya,
/usr/src/linux/Documentation/sound/
Saya pernah mencoba install sndconfig tapi waktu menjalankan hang melulu.
Sepertinya SuSE (6.1) tidak kompatibel dengan Red Hat (6.0),
atau ada yang salah waktu install?
> Terus saya dengar KDE bisa dikonfigur sehingga kalau user mau login, cukup
> dengan memilih icon-icon yang mewakili usernya.
Belum bisa bantu.
Tetapi tujuannya apa ya?
Bukankah bisa diatur grup seorang user sehingga tidak perlu ganti login?
Atau komputer bakal dipakai orang banyak, perlu gantian loginnya?
[EN]
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com