On Mon, Sep 06, 1999 at 04:24:03PM +0700, Rizky Prasetya wrote:
 > $ man make, baca dulu yaa...............
 >
nggak akan bisa krn make-nya memang belum diinstal sama dia ;),

 > "Make" itu "program" tersendiri (biasanya udah ada di distribusi linux) [...]
 >
selalu ada tetapi kita tidak bisa berasumsi setiap instalasi Linux sudah
ada make di dalamnya, bisa saja krn ketidak tahuan fungsi, make tidak
dipilih pada saat instalasi, atau kalau memilih instalation class yang
tidak menyediakan make (ini gue ragu, ada apa nggak ya?).

 > [...]
 > biasanya program tersedia dalam bentuk source code (kaya yang kamu dapet
 > itu), dan engga semua orang tau dan butuh informasi tentang cara compile dan
 > install program dari source (kaya saya). "Make" itu untuk memudahkan orang
 > nginstall tanpa perlu tahu seluk beluk programming.
 > CMIIW.
sekarang sudah banyak sekali program Linux yang tersedia dalam bentuk binary,
coba saja lihat di RedHad dengan .rpm-nya dan Debian dgn .deb-nya.
kurang tepat kalau make dimaksudkan untuk mempermudah orang melakukan isntalasi,
karena make tujuannya adalah untuk otomatisasi proses software building, mulai
dari setting environment untuk compile, compile, link, dan beberapa hal lain
(yang cukup rumit, terutama buat aplikasi2 yg besar) yang dibutuhkan untuk 
menghasilkan binary, baik yang executable atau library, kalaupun sekarang kita 
bisa menggunakan perintah 'make install', hal tersebut bukan merupakan fungsi 
utama make.

Best regards,
Andy
-- 
chandy a7 indo 607 net 607 id
http://gmail.cakraweb.com http://eworld.indoglobal.com/eworld

--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]
Hosted by http://www.Indoglobal.com

Kirim email ke