Hello Andy,
On Wednesday, October 27, 1999, 10:02:01 AM (On Reformasic Era?), you told :
> lho? kalo nggak pake kok tau lebih gampang custom WindowMaker daripada
> AfterStep? ;),
Hmm.. ;)
Dulu pernah pake Afterstep... Eh ketarik ke WindowMaker ;)
Yah memang bener, enak itu menurut saya kok... jadi yah pindah juga
cuman saran, sebab yah itu saya pernah tawarin ke temen sekitar 7
orang lah, Pilih AfterStep atau WindowMaker, 6 orang pilih
WindowMaker, 1 orang afterstep... Walau mungkin kasus itu cuman secuil
kasus yang enggak bisa dijadikan jaminan WindowMaker lebih keren dari
Afterstep... :)
Alasan kepindahan saya dulu sih karena masalah menu editor,
sepengetahuan saya (makhlum cuman pake 1 bulan), afterstep enggak ada
menu editor model gui... jadi yah itu kenapa saya pindah ke wmaker
(wmconf)... Jadi yah itu temen protesnya disitu, kok aplikasi GUI
enggak punya menu editornya... Pas saya terangin harus edit di
~/GNU*/L*/A* , pada enggak mau, repot katanya.. yah udah pake Wmaker,
enggak jauh beda.. kata dia loh :)
BTW, eh, sekarang udah pindah lagi ke KDE ;)
--
Wawan P. SiSwoyo <[EMAIL PROTECTED]>
Where there's no bad emotion, there's no motive for violence.
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]