Teman-teman, ada client saya yang ingin melakukan transfer data secara 
otomatis tiap hari melalui e-mail Internet. Tadinya mereka menggunakan NT 
4. Karena saya tidak mahir dalam pemrograman VB dkk, saya menyarankan untuk 
menggunakan Linux saja, karena selain murah, juga mudah untuk melakukan hal 
di atas dengan menggunakan script biasa. Singkat kata kemudian saya 
meng-install mesin RH Linux 6.1 sebagai PDC bagi client Win95, DHCP server, 
dan cache only DNS server (primary DNS servernya Indosat), sehingga proses 
penerjemahan nama ke IP dapat berjalan lebih cepat bagi client yang 
menggunakan Windows 95.
Tadinya semuanya berjalan dengan lancar sampai saat saya ingin mengirim 
mail ke luar (Internet). Saya telah meng-set mail.indosat.net.id sebagai 
smart host untuk mengirim mail di sendmail.cf. Sayangnya, ternyata mail 
server Indosat mementalkan e-mail saya itu dengan alasan tidak mengenal 
mesin saya (srv01a.xyz.co.id). Karena saya menggunakan personal dial-up ke 
Indosat, saya mengambil kesimpulan kalau mail server Indosat menolak 
merelay e-mail dari domain lain. Lalu saya pun merubah domain name dari 
Linux machine saya ke josh.indosat.net.id dengan menggunakan linuxconf, 
namun kembali gagal dengan pesan yang sama. Anehnya samba saya jadi tidak 
jalan dan mesin client jadi tidak bisa logon ke domain, walaupun saya sudah 
mengedit domain saya di /etc/dhcpd.conf. Samba dapat berjalan dengan baik 
setelah saya reboot dan mematikan DNS servicenya. Memang pada saat saya 
merubah domain name saya, linuxconf mengotak-atik konfigurasi DNS saya dan 
mengatakan kalau ada kesalahan pada konfigurasi DNS saya. Padahal DNS saya 
sudah mencoba dengan menggunakan nslookup dan dapat berjalan dengan baik 
(dengan menggunakan option "forward fist" dan "forwarders" di named.conf). 
Setelah saya lihat file named.conf, ternyata linuxconf telah menghapus 
kedua option tersebut ("forward first" dan "forwarders"). Saya mencoba 
mengembalikan ke domain name semula (srv01a.xyz.co.id), namun samba masih 
mandek. Akhirnya saya matikan DNS service untuk selamanya.

Yang ingin saya tanyakan kepada teman-teman:
1. Bagaimana cara menghidupkan kembali cache only DNS server saya tersebut 
tanpa
    membuat samba jadi mandek? Saya telah mencoba membuang dan menginstall 
kembali
    paket bind tersebut, namun sambanya tetap mandek.
2. Bagaimana cara merubah domain name yang benar (selain dengan linuxconf) 
dan tidak
    mengganggu samba?
3. Teryata Indosat menggunakan produk Microsoft (kurang jelas apa, hanya 
ada tulisan
    Microsoft Mail pada saat connect) sebagai mail servernya. Apakah ada 
yang tahu
    bagaimana mengirim mail dari domain kita melalui mail server Indosat?
    Saya telah mencoba mail server CBN dan Centrin, dan ternyata mereka 
merelay e-
    mail dari domain kita, walaupun menggunakan personal dial-up.

Saya sangat mengharapkan bantuan dari teman-teman milis dan akhirnya tidak 
lupa saya mengucapkan terima kasih atas bantuan teman-teman.

Salam,
Joshua


--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke