On Mon, 29 Nov 1999, you wrote:
> Pertanyaan sangat newbie ...
> Jadi ada beberapa istilah yg dirasa tidak pas.
>
> Ada komputer server yg punya IP statik 202.154.xxx.yyy berhubungan ke
> internet lewat router
> dengan kabel utp. Komputer ini hanya punya satu NIC. Lalu didatangkan satu
> komputer,
> sudah dipasangi NIC. Komputer client akan ini diberi IP 198.168.0.2.
> Dua Alternatif untuk membentuk jaringan kecil-kecilan:
>
> 1) Pakai UTP cable (RJ-45)
> Lokal Server Router--- internet
> |_____ | ___|
> | | |
> [HUB]
>
> 2) Pakai Koaksial Kable (thin coax)
> Lokal Server Router--- internet
> |______|________|
>
>
> dimana: Lokal: 192.168.0.2
> Server: 202.154.xxx.yyy
> Router: 202.154.0.zzz
>
> Apakah servernya cukup dengan 1 NIC atau harus 2 NIC ?
Ya harus 2 NIC dong,...satu ke gateway ,satu lagi ke komp. lokal
> Soalnya saya pernah baca 1 NIC bisa dikasih 2 IP address, sehingga dalam
> kasus ini
> NIC server akan punya IP: 202.154.xxx.yyy dan 198.168.0.1
Dalam kasus ini saya rasa router (202.154.0.zzz) yang anda maksud adalah
gateway dan server (202.154.xxx.yyy) adalah justru sbg masquerade server /
router.
Si gateway (202.154.0.zzz) dan si router (202.154.xxx.yyy) merupakan IP
address internet asli. Dan si Lokal (192.168.0.2) adalah IP address lokal.
Yang namanya router , dia harus bisa menyebrangkan paket data (forward) dari
satu jaringan ke jaringan lainnya , dan dalam hal ini anda harus men set supaya
request dari jaringan lokal bisa di teruskan ke internet melalui router.
Untuk lebih jelasnya ;
Lokal Router
Gateway---->>>Internet
192.168.0.2 192.168.0.1 202.154.xxx.yyy 202.154.0.zzz
| | | |
| | | |
| | | |
| | | |
| ----i i- - i ----------
---------- i i i i
--------------
| | | |
--------------
H U B
Regards,
Wibawa P
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]