From: Ronny Haryanto <[EMAIL PROTECTED]>


>On 10-Dec-1999, Irwan Hadi wrote:
>> Itu kalau di Linux, misalnya saya sudah install suatu daemon , misalnya
>> qmail, terus mau di uninstall , bagaimana caranya ?
>> Apakah cukup dengan membersihkan di /var/xxxx dan usr/xxxx serta
menghapus
>> barisnya di /etc/inetd.conf dan /etc/services ?


.. <deleted>

>inetd is evil, kalo anda jalanin qmail dr inetd, ya siap2 aja dilabrak
>komunitas qmail :). Trus FYI, /etc/services itu cuma tabel informatif aja
>(kalo saya mau tau port sekian itu utk apa), bukannya "membuka port".
>
>--
>Ronny Haryanto

Saat ini saya sedang belajar qmail, tapi dari petunjuknya kok mengarahkan
kita untuk memakai inetd ? Seperti ini:

For a lightly-used POP server, add an entry to /etc/inetd.conf like:
pop3 stream tcp nowait root /var/qmail/bin/qmail-popup qmail-popup \
hostname.domain /bin/checkpassword /var/qmail/bin/qmail-pop3d Maildir
...
Kemudian ada lagi untuk service smtp-nya:
smtp stream tcp nowait qmaild /var/qmail/bin/tcp-env tcp-env \
/usr/local/bin/rblsmtpd /var/qmail/bin/qmail-smtpd

Tapi memang disitu dibilang 'not recommended for high loads'.
Masalahnya kenapa kalau tetap gunakan inetd padahal loadnya besar ?

Salam

~yudi






--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke