On 03-Feb-2000, Oki DZ wrote:
> > saya bingung nih, bagaimana caranya kirim imel lewat mutt,
Memang ini kendala yg dialami pertama kali oleh pengguna Mutt, karena
Mutt tidak punya built-in smtp client. Jadi minimal kita mesti punya
smtp client juga, atau mudahnya ya pasang MTA.
Mutt mengirim email melalui pipe ke external program, umumnya pake
program seperti "sendmail -t" atau "qmail-inject".
> IMHO, mendingan sih pakai Pine; ngesetnya gampang, dan bisa merubah domain
> sendernya (bisa pake apa aja).
Mutt juga bisa. Confignya agak rumit pertamanya, tapi bisa lebih
fleksibel, IMHO.
> Perlu sendmail apa tidak? Kalau komputernya untuk client aja sih,
> mending pakai mailer (MUA) yang kaya' Pine itu.
Betul. Atau bisa pasang null smtp client doang, nggak punya queue dsb,
misalnya 'ssmtp' (cari di debian). Saya lebih cenderung ke MTA karena
bisa di-queue lalu di flush kapan saja dengan mudah. Tidak perlu
full-blown MTA, cukup fasilitas SMTP clientnya aja yg dihidupkan.
> > dengan smtp.jakartamail.com dan pop.jakartamail.com. trus isp-nya
> > pacific.net.id
> Kalau pakai Pine, popnya bisa pakai fetchmail.
Idem dengan Mutt. Justru lebih disarankan pake third-party POP client
seperti fetchmail daripada pake built-in POP-nya Mutt, supaya bisa
filtering dsb.
Ronny
(bersusah payah convert ke Mutt dan sekarang menikmati hasilnya,
tidak mau pake yg lain lagi, kerasa ada feature yg kurang kalo
pake yg lain.. :))
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]