On Mon, Mar 13, 2000 at 07:28:47PM -0800, Pom Supriatin wrote:
> > hehehe..), pasti sudah ada defaultroute di mesin tempat pppd
> > dijalankan sebelum pppd itu dijalankan.
> 
> maksudnya udah ada gimana tuh mas..??
 
ini, misalnya, di tempat saya spt. ini:

adi@postfix:~ > route -n
Kernel IP routing table
Destination     Gateway         Genmask         Flags Metric Ref
Use Iface
192.168.0.0     0.0.0.0         255.255.255.0   U     0      0 0 eth0
127.0.0.0       0.0.0.0         255.0.0.0       U     0      0 0 lo
0.0.0.0         192.168.0.1     0.0.0.0         UG    0      0 0 eth0

Jadi, di mesin saya, sudah ada defaultroute ke 192.168.0.1
Dengan begini, option 'defaultroute' di /etc/ppp/options (dkk.) akan
diabaikan. Dan, untuk autentifikasi, pppd 'memaksa' peer untuk
authenticate, makanya perlu option 'noauth' untuk men-disable
perilaku default ini.

> Kalau defaultroute di hilangkan, malahan nggak jalan
> tuh mas, errornya ;
> connect: Network is unreachable

Ya jangan cuman dihilangkan. Maksud saya, hilangkan defaultroute yang
sudah ada (i.e 'route del default'), jalankan pppd (dengan option
'defaultroute'), begitu transaksi ppp selesai dan sukses, kita dapat
ip address dari isp, dan isp menyediakan ip sebagai default gateway
(defaultroute), ya sudah .. seleai :-)

Untuk meyakinkan, coba jalankan perintah: 'route -n' mestinya, kalau
di tempat saya, 192.168.0.1 itu sudah diganti dengan ip dari isp.
Jadi, mulai sekarang mesin saya bisa ping ke mana-mana (kecuali kena
blok).

Salam,

P.Y. Adi Prasaja


--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke