At 09:40 10/03/2000 +0700, **P.Y. Adi Prasaja**, has written a message, and
here is the reply :
>On Fri, Mar 10, 2000 at 05:24:55AM +0700, Fadjar wrote:

>Saya, di rumah, untuk belajar MTA (Mail Transfer Agent), bisa
>menjalankan postfix, qmail, exim dan sendmail dalam satu komputer
>(linux), masing-masing MTA di-bind ke ip masing-masing menggunakan
>dummy interface(s). Dari situ, saya bisa menangkap/mengamati proses
>pengiriman mail antar MTA, benchmarking MLM (mailinglist manager),
>bahkan benchmarking MTA itu sendiri. Sampai-sampai saya bisa melihat
>kalau postfix benar-benar 3x lebih cepat dari qmail, meskipun queue
>managementnya masih 'amburadul', jadi belum bisa diharapkan sebagai
>tool untuk membuat semacam announcement list, misalnya.

bagaimana dengan speednya dari exim dan sendmail, saya penasaran dengan exim.
Terus bagaimana efektifitas keduanya, mis. qmail ditulis di 486 ram 16 M,
bisa handle 100 ribu surat outbound.
nah bagaimana dengan postfix , exim + sendmail , perlu hardware sebagaimana.

terus bagaimana dengan handle inbound, mending yang mana ? (kenapa di
mail.com / iname.com inbound pakai sendmail 8.9.3 outbound pakai 8.9.1),
jadi di test, mis qmail suru send dengan concurency remote 120 atau mungkin
400 send ke exim, lalu ke postfix dan sendmail.

terus penanganan bounce bagaimana ?. seandainya ada dDOS dengan email, jadi
bounce ke mail server itu, nah siapa yang lebih tahan terhadap serangan
"bounce" email ini ?

Terus lagi, bagaimana dengan pembukaan koneksi, mis. dibuka 1000 koneksi
saat bersamaan, nah siapa lebih dulu keok (saya kadang pakai
smtp.telkom.net suka refuse connection dia, mungkin sudah maximum kali ya
koneksi yang boleh dibuka)


-------
AFLHI 058009990407128029/089802---(102598//991024)

--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke