At 08:57 30/03/2000 -0600, **Ronny Haryanto**, has written a message, and
here is the reply :
>On 29-Mar-2000, Irwan Hadi wrote:
>> lilo boot: kita tulis linux single , sudah cukup ?
>
>Sudah dicoba?
>
>single berarti masuk single user mode (~= runlevel 1), baru anda bisa
>ganti itu yg buggy.. lalu pindah ke runlevel yg biasa lagi..
masalahnya, itu saya file /etc/rc.d/init.d/XYZ saya link ke /etc/rc.d/rc1.d
juga.
Jadi dia juga pasti akan dijalankan.
Lain kali, (pelajaran nih), kalau ada service service yang ingin di onkan
pas saat booting, masukkan di /etc/rc.d/rc3.d dan /etc/rc.d/rc5.d saja
yang rc2, rc1 jangan deh.
PS: linux redhat dan mandrake nggak punya root disk ya ?
saya kalang kabut musti ngemount /dev/sda1 (pakai scsi) suatu server yang
pakai redhat lalu diganti ke mandrake, karena redhat dan mandrake nggak ada
root disk. Yang ada juga boot disk.
Mau pakai loadlin juga sama, masalahnya loadlin akan ngebaca init script
yang di server, padahal tadi ada yang buggy, ya udah , saya buat
bootdsksnya slackware 4.0 dan pakai rootdsks rescue.gz dari slackware 4.0,
lalu saya coba mount, tadinya sih nggak mau, (ke mount, tapi begitu cd mnt,
nggak kelihatan apa apa), terus dicoba beberapa kali
cd /mnt/etc akhirnya bisa masuk juga.
nah baru deh , dari situ saya buang init script yang gagal itu.
emang untuk server bagusan slackware kali ya ? (lengkap ada rootdsks nya)
-------
AFLHI 058009990407128029/089802---(102598//991024)
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]