Betul sih..., tapi ada tapinya...
Kalau salah kaprah dan belum baca manual..atau salah ketik saja..
bisa bisa tidak bisa booting..(ini yang bikin gue 'scared')

Dibalik kesukaran ada desktop yang bener bener bermutu...Ya khan ?

At 10:42 21/04/2000 +0700, you wrote:

>Sekedar curious nih,
>Linuxconf memang memudahkan banyak task di Linux,
>Kemudahan ini mengingatkan pada kemudahan-kemudahan di Windows / Mac,
>Tapi seperti biasa, dibalik kemudahan pasti ada kesukaran, sebagaimana
>dibalik kesulitan ada kemudahan (filsafat dikit)
>Kesulitannya ialah, jika pindah pada system yang tidak terdapat
>otomatisasi task seperti Linuxconf ini, maka user/admin akan kerepotan,
>karena sudah tergantung pada "kemudahan" yang diberikan oleh linuxconf.
>
>Jadi bagi saya, sah sah saja menggunakan linuxconf untuk memudahkan
>pekerjaan. Tapi jangan lupakan cara "manual" untuk mengerjakannya.
>
>CMIIW
>
>Regards
>Risiyanto Budi
>
>On Thu, 20 Apr 2000, Syeh Abidin wrote:
>
> > Ah..lebih baik lagi pakai linuxconf, jalanin saja pakai
> > KDE->Redhat->system->linuxconf..
> >
> >
> > At 11:45 19/04/2000 +0700, you wrote:
> > >Suatu hari, si mitek ngomong:
> > > >Mohon pencerahan nihh
> > > >aku pemula menggunakan linux
> > > >gimana cara manambah user, grup, dan hak
>
>
>--------------------------------------------------------------------------
>Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
>Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
>Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]


#I'm Desktopper

<Mailto:[EMAIL PROTECTED]>
<Http://Smunsa.Tuban.Tripod.Com>


--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke