On Jum, 21 Jul 2000, Batara Kesuma wrote:
> saya pernah baca, kalo gak salah ini karena LILO versi lama harus terdapat
> diantara 1024 cylinder pertama (8.4 gigabyte pertama). tapi kayaknya LILO
> yang paling baru udah bisa mengatasi masalah ini.
> 

Sepertinya memang 'biang keladinya' adalah BIOS...... Seperti diketahui,
sistem operasi biasanya menggunakan BIOS int 13h untuk menerima informasi
mengenai cylinder, head dan sector (CHS) dari hd. Sayangnya untuk saat ini
interface IDE hanya mampu mengalamati hd tidak lebih dari 528MB atau artinya
sebenarnya tidak ada komputer yg bisa membaca harddisk IDE diluar
kapasitas 528MB!

Jadi sebenarnya ini bukan salah sistem operasi semata...... menurut teman
yg menekuni Windows, di Windows NT-pun demikian. Walaupun NT merancang
driver sendiri untuk mengalamati hd, tapi tetap akan membutuhkan BIOS pada
saat boot! Ada BIOS yg mengunakan mode Logical Block Access(LBA). Mode ini
akan menterjemahkan CHS menjadi sektor-sektor dgn nomor urut. Dgn cara ini
kapasitas yg diakses menjadi lebih besar. Walau akses hd sekarang bisa
mencapai ratusan GB tapi tetap saja untuk partisi booting tidak bisa lebih
besar dari 8GB.

Oleh karena itu untuk hd-hd yg besar, bisa dibuat partisi boot sendiri yg
berukuran kecil........ Ini untuk sekedar tambahan di buku tsb...... kalau
ada yg keliru silakan dikoreksi, ya?!

Flory


--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke