At 04:01 10/09/00, Ronny Haryanto wrote:
>Itu karena anda sebutkan yg paling gede 1024x768, tapi defaultnya
>800x600. Kalo tidak butuh switching, sebutkan satu mode saja. Atau
>taroh yg paling gede di depan, nanti jadi defaultnya.

Berarti memang tidak bisa gonta - ganti resolusi secara langsung ya ?
Memang sih masih terbawa kebiasaan di Win ... 8)

BTW, ada yang sedikit aneh soal setting X ini.
Kalau saya pakai XF86Setup, setelah konfigurasi, ada error :
'errno:11__can not connect Unix socket ...'
semacam itulah ...
Di beberapa milis ada yang bilang kalau VGAnya nggak support. Tapi saya 
nggak percaya, nyatanya kalau pake 'xf86config' atau edit langsung 
XF86Config, bisa tuh.

Ada masukan ?

>Code ext2fs kabarnya bisa meminimalisasi fragmentasi on-the-fly.
>Penjelasan ttg inode bisa didapat di berbagai textbook OS yg
>menjelaskan ttg unix filesystem. Mulai dr sini
>http://www.linuxdoc.org/HOWTO/Filesystems-HOWTO-6.html

Eh ... ternyata saya sudah punya dokumennya, tapi download di
http://linuxdocs.org/Filesystems-HOWTO.html

Setelah masuk ke Linux, ternyata banyak sekali yang harus dipelajari.
Sampai nggak teliti ... 8)

Thanks ...

"Powered by ... open mind !"
-- detta --


--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke