On Mon, 20 Nov 2000 [EMAIL PROTECTED] wrote:
> Kalo di Debian,di mana naruh konfigurasi ipchains-nya supaya bisa
> dieksekusi setiap start up.

Maksudnya saat mesinnya di boot?
/etc/init.d

Di situ ada file "skeleton", yang bisa di-copy untuk membuat startup
script. FYI, Debian menggunakan cara startup yang mirip Unix Sys V; dengan
itu, startup script bisa dinomori, supaya bisa ditentukan urutan
start-nya. Demikian juga urutan stop-nya. Misalnya, kalau kita bikin
script buat "start" swapfile (yang bukan di partisi hd), tentu jalannya
harus sebelum script yang lain, dan stopnya dibuat yang paling belakang.
Untuk mengatur penomoran itu, bisa mengunakan: update-rc.d.

BTW, kalau mau mengatur ipchains buat PPP, ada baiknya ditaruh di
direktori buat startup script untuk pppd, yaitu di:
/etc/ppp/ip-up.d

Nanti semua file executable yang ada di situ akan dijalankan saat pppd
konek (persisnya setelah ppp0 jalan). Untuk itu, di dalam script kita
mesti tambahkan (tentu, ini tergantung shell yang digunakan):
if [ "$PPP_IPPARAM" = "nama_provider" ]; then

Supaya kalau punya beberapa koneksi ppp keluar, script yang ditujukan
untuk ISP yang lagi di-dial saja yang dijalankan. Isinya $PPP_IPPARAM
adalah nama provider yang di-set via pppconfig.

BTW, kebalikannya dari itu (kalau koneksi dilepas), ditaruh di:
/etc/ppp/ip-down.d

Salam,
Oki

--
Megahertz is just one measure of a chip's performance, and it can be
misleading, like trying to compare a Ferrari engine running at 4,000
revolutions per minute with a Honda engine at the same r.p.m. In this case,
the G4 chip is the Ferarri.    
http://www.nytimes.com/library/tech/00/08/circuits/articles/31pete.html


--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke