Selasa, 3:37 PM  
[Oki DZ in milis linux-setup wrote]:
> Untuk filesystem, bisa saja /etc/fstab diisi yang perlu (root dan swap);
> nanti buat partisi yang lain, di-mount via init-script, jadi bisa diatur
> pada run-level berapa partisi-partisi itu mau di-mount.
 bener juga, solusi ini..!
 soalnya saya sering utak atik partisi, dari itu ditambah edit
 /etc/fstab setiap perubahan, apalagi bila ngubah partisi di luar
 linux, maka kernel saat boot ada tulisan errornya.

> Run-level kan bisa banyak (2-5?); jadinya tiap daemon yang perlu
> dijalankan bisa dikelompokkan dalam run-level tersebut. Jadi saat boot
> tinggal bilang mau run-level berapa. Dengan lilo, kalau bisa ke
> single-mode, bisa juga dong mestinya ke run-level tertentu? 
  the main problem is
  "daemon init script" 2-5 pakai bahasa BASH, yang saya belajar sampai
  sekarang belum mudeng.
> Single-mode itu bukannya "safe-mode"? Mati semua kan daemon-nya (ya
> kecuali buat logging).
  It's up to us to understand it
> Oki
     «------ cut by solid_snake ------»                                                
  
  thank's all
~~ 
solid_snake ® mailto:[EMAIL PROTECTED]



--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke