On Sun, 14 Jan 2001, Ronny Haryanto wrote:
> Mungkin yg bikin berpikir bahwa sebuah mesin mesti punya entry yg
> valid di DNS, jadi harus dilookup.
Yang saya nggak masih ngerti itu, misalkan kita nggak pasang ns atau entry
di /etc/hosts, yang berhak menjawab siapa yang pegang domain blabla.net
atau IP 1.2.3.4, kan query untuk reserve domain blabla.net atau IP 1.2.3.4
muter2x dulu di jaringan ?
Baru setelah time out, telnetnya nyerah dan koneksi bisa dijalankan.
Nah apa telnet defaultnya mengacu ke domain/IP (katakanlah) gateway atau
remote host ?
Yang membuat saya bertanya-tanya, apa memang telnet memang dibuat begitu ?
Tidak dicek validitas IP dan hostnamenya dulu ?
Gimana dengan prinsip SSH ?
> Ya itu utk memastikan kalo name dan IP nya benar, kan saya bisa aja
> point something.haryan.to ke IP-nya hotmail, tapi kalo direverse ya
> tetep keluar namenya hotmail karena saya tidak bisa mengontrol IP-nya.
> Kalo keduanya match ya kemungkinan itu bener IP dan namenya.
Berarti saya yang salah tangkap .. sorry .. 8)
Saya kira kalau option disable lookup memang ada dan dihidupkan,
telnet/sshd nya jadi lebih secure ... hehehe ... 8)
/.detta
ps: Sorry nanya terus, benar2x newbie nih ... 8)
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]