Romie Djapri wrote:

> Oh..mungkin sekedari info, saya sekarang masih belum coba dengan database 
> oracle..cuma coba-coba dulu dengan buat file text > 2GB.

Kalau tujuannya dipakai untuk Oracle, kenapa mesti pakai filesystem? 
Pakai saja raw-device (partisi di HD) untuk database-devicenya. Dengan 
demikian kan jadi lebih mudah. Lagian (setidaknya menurut buku manual 
Sybase), setup database yang pakai raw-device aksesnya bakal lebih cepat 
dibanding kalau pakai filesystem. Di Sybase (ini cuma buat referensi 
saja, bukannya mau bicara bagusan mana), untuk pencarian data di tabel 
yang ada indexnya selalu pakai b-tree, jadi kerjanya sudah mirip 
ReiserFS (dalam mencari data di HD). Kalau dibilang pakai raw-device 
lebih cepat, ya bisa saja, kan jadinya b-tree-nya satu saja, tak usah 
dua kali.

Mungkin yang problem adalah kalau mati listrik; apakah yang namanya 
"database-recovery" sudah termasuk yang diakibatkan oleh mati listrik. 
(BTW, kalau datanya lebih dari 2G, mestinya yang masuk di situ adalah 
data penting. Kalau penting, mestinya pakai UPS. Kalau pakai UPS, kenapa 
pusing soal listrik? Ya kan?)

Oki


--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke