On Mon, 5 Feb 2001, Yudhi Kusnanto wrote:
> On Mon, 5 Feb 2001, Pipit wrote:
> > Jadi ingin tahu lebih lanjut, bagaimana memberikan "dinamik ip" untuk
> > setiap kali koneksi ? Misal ada ip beneran (dari isp) ip1-5, gimana
> > supaya nanti diputar,
> 
> well, yang ini mestinya pake script (misal di /etc/ppp/ipdown, atawa pake
> cron). yang penting anda tahu logikanya dulu, yaitu kapan harus rotate
> bagaimana sinkronisasi dengan device lain, dlsb. mungkin dengan solusi
> lain bisa (radius, portslave) cuma saya belum explore mendalam. dengan
> cara radius bahkan bisa lebih complex lagi.

"Dinamik IP" itu datangnya dari sistem hunting di switch telpon di Telkom.
Jadi misalnya, di /etc/ppp/options.ttyS0 ada:
IP1:IP2
lalu di /etc/ppp/options.ttyS1 ada:
IP1:IP3
dan begitu seterusnya sampai IP5.
Sebenarnya sih tidak ada yang namanya IP dinamik, soalnya tiap modem (atau
tiap COM port) selalu dapat IP yang sama, sesuai dengan yang ditentukan di
/etc/ppp/options.ttyS<n>. Hanya saja, karena ISP selalu pakai telpon
hunting, jadinya seolah-olah klien dapat nomor IP yang berganti-ganti.
Jelasnya sistem hunting: misalnya Indosat, pakai nomor 4212001.
Sebenarnya, kan mereka punya banyak modem, kurang tahu berapa. Katakanlah
50. Maka, dia punya 50 jalur telpon, dan nomornya:
4212001
4212002
4212003
...
4212050

Suatu serial port akan selalu menggunakan modem yang sama, jadi bisa
dikatakan modem tersebut akan pakai nomor IP yang sama, dan karena kabel
telponnya tidak pindah-pindah, bisa dikatakan juga nomor telponnya tiap
modem akan sama. Hanya saja, karena sistem hunting tersebut, pelanggan
bisa tersambung ke kabel telpon di Indosat dengan nomor yang berbeda-beda.
Kalau kebetulan kosong, saat men-dial 4212001, ya dapatnya 4212001. Kalau
sudah terpakai, dapatnya tentunya yang berikutnya. Karena itu, nomor IP
yang didapatpun berganti-ganti.

Begitu setidaknya kalau terminal server (alat yang melayani modem di ISP)
yang digunakan dimodelkan seperti apa yang ada di Linux.

Kalau mau ngetest, bisa saja, asal tahu nomor terakhir modem suatu ISP itu
berapa; dengan begitu akan tersambung ke modem terakhir (jadinya tidak via
hunting). Kalau terminal servernya bekerja seperti di Linux, tentunya yang
didapat IPnya adalah itu-itu juga.

Oki
 


--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke