Saya pernah dpt artikel ini tapi lupa tempatnya dimana, sdh lama
si...he.he.he.h
SORRY BUAT MAS Ronny Haryanto.

Untuk memanipulasi perijinan gunakan perintah chmod. Ada dua cara
menggunakan perintah ini yaitu cara numerik dan cara simbolik.
Cara numerik menggunakan tabel:
400 - pemilik berhak membaca
200 - pemilik berhak menulis
100 - pemilik berhak menjalankan
040 - grup berhak membaca
020 - grup berhak menulis
010 - grup berhak menjalankan
004 - semua pengguna berhak membaca
002 - semua pengguna berhak menulis
001 - semua pengguna berhak menjalankan

Untuk memberikan perijinan tertentu maka nilai numerik tersebut dijumlahkan
sesuai dengan perijinan yang ingin diberikan pada file tersebut.
Contoh: chmod 664 namafile berarti perijinan yang diberikan bernilai 664 =
400+200+40+20+4 yang artinya pemilik berhak membaca dan menulis, grup
pemilik berhak membaca dan menulis dan pengguna lain hanya berhak membaca.
Cara simbolik menggunakan tabel:
u - pemilik
g - grup
o - semua pengguna
a - semuanya (pemilik, grup dan pengguna lain)
r - membaca
w - menulis
x - menjalankan
t - sticky bit

Format penulisannya menggunakan tanda + dan - untuk memberikan perijinan
tertentu.
Contoh: chmod ug+rw namafile berarti pemilik dan grupnya diberikan perijinan
untuk membaca dan menulis file tersebut.
Kode -t digunakan untuk membuat direktori tidak dapat diakses selain oleh
pemilik dan root tetapi file-file didalamnya tidak berubah perijinannya. Hal
ini digunakan untuk keamanan karena perijinan direktori tanpa sticky bit
akan mempengaruhi perijinan file-file didalamnya.
Untuk memanipulasi kepemilikan gunakan perintah chown (untuk mengganti
pemilik) dan chgrp (untuk mengganti grup).

TX
dc12Volt


--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke