Quoting P.Y. Adi Prasaja on Thursday, 05 April 2001 :

> Bisnis dimana-mana ya membela kepentingan orang kaya. Ngapain sih
> ngurusin pengguna linux di Indonesia, yang sudah sedikit, masih
> pake nyentrik lagi. Belum lagi orang-orang linux kan hobinya nyari yang
> 'gratisan', gak punya duit :-P

Entah kenapa .. saya kok jadi tersindir .. hehehe .. 8))

BTW, saya sependapat dengan Pak Made bahwa tujuan utama (yg seharusnya
ditentukan) itu memperoleh komunitas sebanyak-banyaknya. Rugi kan kalo pangsa
pasar mereka terbatas?
Nah kenapa mereka masih tetap ngotot pakai produk yg tertutup? 
Kalo mau dilacak .. wah bisa panjang :
- SDM yg mengelola cuma mengenal teknologi *tertentu*
- Orang Indonesia (kebanyakan) masih mikir kalo PC == Windows, 
  Internet == Browser IE. Nggak percaya? Coba deh iseng nanya ke CS salah satu 
  ISP "Gimana ya caranya akses internet?" Jawabannya 90% pasti, "Klik Start, 
  Program, Aksesoris, blabla .."
  Hehe .. ini pernah saya temui di salah satu media cetak di Semarang.
  Kebetulan ISPnya Telkomnet .. ;)
- Masih ragu atas kemampuan OS lain.
- Lebih memilih produk yg 'terjamin mutu + harga mahal' daripada produk yg
  'mutu nggak jelas + murah'. Ini saya temui di salah satu perusahaan besar
  disini.
- dll

> Anti sih kagak. Tapi senewen iya :-)

Hehe .. sama, apalagi kalo ada situs yg isinya gambar melulu trus alt-nya cuma
"IMG". Pusing ... kan kita pake lynx/links buat ngirit bandwith?

/.detta
(ngirit pangkal kaya)

--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke