Pada hari Wed, Apr 18, 2001 at 07:44:56PM +0700, S Detta Harvianto menulis:
> Aahh .. kayak jaman masih pakai Windows aja, dikit2 restart ..
> Linux kan nyaris tanpa restart mesin, lumayan kan .. speaker jadi awet .. 8)
Hehe..maklum baru belajar deh..:-P
tapi sebelomnya saya pake:
#/etc/rc.d/init.d/httpd restart
#/etc/rc.d/inet.d/inet restart
kaga ngefek ya sapa tau ada
service yg nggak ke restart
> Nah ini dia .. ternyata saya baru ingat kalau :
> root:detta #> nmap localhost | grep 81
> 81/tcp open hosts2-ns
> root:detta #> lsof -i TCP:81
> COMMAND PID USER FD TYPE DEVICE SIZE NODE NAME
> tcpserver 1065 root 3u IPv4 2304 TCP *:www (LISTEN)
> Dengan argumen dari tcpserver sbb:
> tcpserver -u $UID -g $GID 0 http httpd >/dev/null 2>&1
> nb: http://cr.yp.to/ucspi-tcp/tcpserver.html
> Berarti apache saya listen berdasarkan alias di /etc/services (man 5
> services), dimana http bisa gonta-ganti port sesuka hati. Memang sih nggak
> standard, tapi setidaknya u/ beberapa kasus, ini bisa mengecoh 'penjahat'.
Loh itu kalo pake buatan si "Dan J Bernstein" alias pake tcpserver
kalo saya di System V pake inetd gimana ya?
> nb: tcpserver itu pengganti inetd (SUN Super Server?), ini gunanya untuk
> 'menjalankan suatu daemon ketika dibutuhkan' (bisa TCP atau UDP). tcpserver
> inilah sebenarnya yg listen dibeberapa port.
> Dengan cara begini kita bisa ngirit memory banyak daripada menjalankan server
> secara standalone satu2 (at least buat desktop).
yup..bukan kah dng inetd bisa ngirit memory juga? kalo misalnya
kita bisa meminimalisasi daemon yg nggak kepake.
--
budsz
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]