On 11-Jul-2001, Tristanto Prabowo wrote:
> Atau.. kalau memang sejak awal sudah merencanakan untuk install banyak
> distro, bisa dibuat partisi khusus untuk /boot bagi SEMUA distro, misal
> hda1. Jadi semua kernel dari distro2 ada di partisi yang sama, dan tidak
> perlu repot2 copy kernel distro lain ke /boot-nya distro yang sedang
> aktif. Yang perlu diperhatikan adalah pada saat install distro baru,
> mount point /boot JANGAN diformat.

Kaya gitu juga bisa cuma repotnya kalo pas waktu instalasi terus nama
kernelnya sama (eg vmlinuz) sementara versi dan distronya berbeda, bisa-bisa
berabe, jadi menurut saya mau gak mau tetep harus mendefinisikan
masing-masing nama kernel, biar gak muncul error baru. CMIIW. Jadi
kaya'nya cp, mv dan mount masih lebih 'aman' walaupun sedikit lebih
rumit :).

Dudi

-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke