On Sat, 21 Jul 2001, fade2blac wrote:

> hati-hati kalo pake devfs, baca bener dokumentasinya.
> Awalnya biasanya nggak bisa dibooting/nggak bisa masuk linux karena
> penamaan devicenya beda, sedangkan fstab masih baca yang lama.

hal ini bisa diatasi dengan mode full compatibility, yaitu nama-nama
device yang lama masih ada dan merupakan symlink nama yang baru.

>
> btw, devfs sama supermount beda konteks.

saya kira tidak sama, devfs=device naming management,
supermount=mount/umount otomatis begitu mount point-nya diakses. analogi
supermount seperti akses floppy/cd dalam DOS, kita dapat langsung 'dir a:'
segera setelah memasukkan disket/cd ke drive, jadi tanpa perlu
mount/umount terlebih dulu (sudah dilakukan oleh supermount process).

salam
-- 
Yudhi Kusnanto (yudhi.akakom.ac.id) <-- change first . with @
STMIK Akakom Yogyakarta


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke